fbpx

Amankah Daging Kambing Untuk Bayi?

Daging Kambing adalah salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Selain mempunyai rasa yang enak, daging kambing ini juga kaya akan gizi. Berdasarkan publikasi yang dilakukan oleh USDA, daging kambing mentah memiliki kandungan lemak 50 %-65 % lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi, akan tetapi kandungan proteinnya hampir sama. Daging kambing juga memiliki kandungan lemak 42 %-59 % lebih rendah jika dibandingkan dengan daging domba.

Berdasarkan hasil penelitian, asam lemak yang terkandung pada daging kambing sebagian besar (68,5-72,3%) terdiri dari lemak tidak jenuh. Daging kambing mengandung asam lauric, myristic, dan palmitic yang merupakan asam lemah tidak jenuh yang tergolong kedalam kelompok nonhypercholesterolemic masing-masing sebanyak 2,0 ; 2,6, dan 27,6%. Disamping itu, daging kambing mengandung asam lemak tidak jenuh oleic (C:18.1) sebanyak 30,1 37,0%, linoleic (C18.2) sebanyak 13,4%, dan linolenic (C:18.3) sebanyak 0,4%.

Namun, apakah daging kambing ini baik dikonsumsi oleh bayi? Daging dapat diberikan kepada bayi sebagai makanan pendamping.Walaupun begitu mengingat daging ini memiliki begitu banyak protein yang jika tidak diperhatikan dapat membebani ginjal, maka berikan secara bertahap sesuai dengan usia bayi.

Berikan daging pada bayi dengan mengolah secara baik dan benar agar dapat mudah dicerna. Jangan berikan bayi daging olahan seperti nugget, bakso, dan juga sosis karena mengandung banyak garam dan zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan.  Selain daging olahan tersebut sebaiknya tidak memberikan daging kambing atau daging domba yang memiliki efek panas pada pencernaan.

 

Dishare Yuk!

No comments

Silakan komentarnya