fbpx

Cara Mengatasi Baby Blues Untuk Ibu Muda Jaman Now

Baby Blues – baby blues atau depresi postpartum merupakan gejala yang biasa muncul pasca ibu melahirkan. Hal ini pun biasa muncul dan menjadi kekhawatiran wanita kini atau kapanpun. Mulai dari kondisi susah tidur, selalu marah, uring-uringan, tidak konsentrasi bahkan terus menangis tanpa jelas.

Faktanya bahkan sekitar 70-80 persen dari ibu baru di seluruh dunia berusaha keras mengalahkan baby blues ini. Untuk itu berikut Aqiqah Sakung Domba akan memberi tips untuk mencegah baby blues.
1. Bicarakan kekhawatiran

Kekhawatiran yang dirasakan tentu bukan jadi hal yang sebagian ibu bisa atasi sendiri. Ada baiknya konsultasikan kekhawatiran dengan dokter serta pastikan selalu tepati janji konsultasi prenatal Anda. Seringnya, profesional kesehatan bisa mendeteksi tanda-tanda depresi yang mungkin Anda tidak pernah sadari.

Cara lain yang jauh lebih efektif adalah berbagilah dengan suami Anda, karena tiada teman hidup yang lebih dekat selain suami. Suami pun harus bisa lebih bersabar dalam menghadapi kecemasan yang Anda rasakan.

 

2. Lepas stres

Cara mengatasi stress dan tekanan rumah tangga dapat dilakukan setidaknya 15 menit sehari, melalui interaksi dengan bayi tercinta atau sedikit bersantai, hal ini di dikatakan oleh Diane Sanford, Ph.D., penulis Postpartum Survival Guide, dilansir dari Parents.

Perhatikan juga kesejahteraan diri sendiri, baik itu dengan melakukan pernapasan dalam, meditasi, percantik diri di salon, atau ngopi-ngopi bertemu dan bertukar cerita dengan para calon mama dan ibu lainnya tentang keluh kesah Anda.

 

3. Ikut tidur saat bayi Anda tidur

Menurut sebuah studi oleh Michael O’Hara, Ph.D., dari University of Iowa, ibu baru yang mampu menebus hilangnya waktu tidur cenderung merasa lebih santai dan kebal terhadap tekanan. “Anda mungkin perlu teman, anggota keluarga, atau menyewa bantuan untuk membantu dengan segala tetek-bengek rumah tangga sehingga Anda bisa mendapatkan tidur nyenyak yang sangat layak Anda dapatkan,” kata Dr O’Hara, penulis Postpartum.

Minta bantuan orang lain (suami, ibu, atau asisten rumah tangga) dengan perawatan bayi, pekerjaan rumah, dan perintilan rumah tangga lain yang dapat memunculkan stres bagi mama baru.

 

4. Perbanyak asupan Omega-3

Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi asam lemak Omega-3 (EPA dan DHA) dapat menekan risiko kelahiran prematur dan mencegah baby blues pada ibu baru. Omega-3 adalah asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi secara alami oleh tubuh, dan karena itu harus diperoleh dari makanan.

Selain itu, asupan Omega-3 ibu yang tidak memadai juga telah dikaitkan dengan faktor risiko diabetes tipe 1 pada anak serta keterlambatan perkembangan verbal selama tumbuh kembangnya.

 

5. Sempatkan olahraga

Studi menemukan bahwa ibu yang rajin berolahraga sebelum dan setelah kelahiran bayi cenderung merasa lebih sejahtera secara emosional dan lebih muda bersosialisasi dari pada mereka yang tidak berolahraga. Meski begitu, jangan memaksakan diri untuk melakukan olahraga berat.

Olahraga yang ringan-ringan saja, fokuskan untuk memperlancar aliran darah Anda mengalir bukan untuk
membakar ratusan kalori atau mengencangkan otot-otot perut Anda.
Sumber :hellosehat.com

#babyblues #depresipostpartum #bayi #ibumelahirkan #ibumuda #ibujamannow #kasihsayang
#kecerdasananak #anak #parenting #tumbuhkembang #orangtuabijak #orangtua #pasangan
#pasanganmuda #anak #edukasianak #kesehatananak #saungdombainternasional #saungdomba
#saungdombaaqiqah

Dishare Yuk!

No comments

Silakan komentarnya