SUNNAH RASULULLAH SAW DALAM MENYAMBUT KELAHIRAN ANAK

SUNNAH RASULULLAH SAW DALAM MENYAMBUT KELAHIRAN ANAK

 

Berikut ini ada 6 sunnah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW saat kelahiran anak, diantaranya adalah :

1. Memperdengarkan Adzan dan Iqamah pada kedua telinga anak yang baru lahir
Memperdengarkan adzan serta iqamah saat baru lahir adalah salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW melalui haditsnya :
“Barangsiapa yang melahirkan seorang anak, lalu mengumandangkan adzan pada telinga kirinya, maka dia tidak akan dicelakakan oleh Ummu Shibyan.” (HR. Ibnu Sinni) Syaikh kamil muhammad uwaidah dalam kitab fiqh wanitanya menjelaskan ummu shibyan adalah salah satu pengikut jin. Dalam beberapa literasi lain kami juga menjumpai pendapat yang meyakini memperdengarkan Adzan dan Iqamah saat bayi lahir tidak ada tuntunannya dari Rasulullah SAW , dengan arti kata perkara ini termasuk perdebatan para ulama. Ada ulama yang meyakininya sebagai suatu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW dan juga ada ulama yang melarangnya.
Namun, kami memilih pendapat memperdengarkan adzan dan iqamah kepada bayi yang baru lahir adalah suatu kebaikan. Terlepas perbedaan pendapat yang ada kami meyakini akan banyak hikmahnya jika yang pertama kali didengar oleh bayi saat keluar dari rahimnya adalah suara-suara kebaikan termasuk itu Adzan dan iqamah.
2. Men-Tahnik bayi yang baru lahir dengan kurma
Tahnik adalah sebuah proses yang dilakukan dengan mengunyah kurma sampai hancur, lalu mulut bayi dibuka dan kurma yang telah dikunyah tadi diletakkan di langit-langit bayi. Tahinik dapat dilakukan lansung oleh orang tua si bayi atau para ulama setempat. Tuntunan untuk bertahnik salah satunya adalah dari hadits riwayat Al – Bukhari yang berbunyi :
Dari Abi Musa, ia berkata :
“Anakku telah lahir lalu aku membawanya kepada Rasulllah. Kemudian beliau menamakannya Ibrahim dan mentahnik mulutnya dengan sebutir kurma, lalu mendoakannya agar mendapat barakah, kemudian mengembalikannya kepadaku..”

3. Memberikan nama terbaik untuk anak
Nama adalah do’a serta akan menjadi identitas bagi si anak hingga ia dewasa kelak. Maka disinilah pentingnya memberikan nama terbaik bagi anak. Memberikan nama kepada anak dengan memperhatikan makna dari nama tersebut, tidak hanya sekedar memberi nama yang kelihatan bagus apalagi memberikan nama pada anak dengan alasan ikut-ikutan. Nama-nama yang dianjurkan adalah nama-nama malaikat, nama para nabi serta nama-nama lain yang memiliki kandungan makna yang bagus.

4. Mencukur rambut dan bersedekah seberat potongan rambut
Sunnah lainnya yang juga dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah mencukur rambut serta bersedekah seberat potongan rambut bayi tersebut sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut
:
Dari Ja’far bin Muhammad dari Ayahnya, ia menceritakan :
“Fathimah pernah menimbang rambut hasan, husain, Zainab dan Ummu Kaltsum lalu mengeluarkan sedekah perak seberat rambutnya kepada orang-orang miskin.” (HR. Malik )

5. Aqiqah
Secara bahasa aqiqah berarti pemotongan. Aqiqah adalah salah satu sunnah Rasul yaitu untuk memotong kambing pada hari ke tujuh dari hari lahirnya anak. Adapun jumlah kambing yang dipotong adalah dua ekor untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan.

6. Khitan dan tindik telinga
Sunnah lainnya dari Rasulullah SAW adalah mengkhitan anak laki-laki maupun perempuan dan ini menjadi suatu kewajiban bagi setiap umat muslim. Sementara tindik telinga hanya untuk anak perempuan sebagai kepentingan untuk perhiasan.
Itulah 6 sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah saat kelahiran anak, penting bagi orang tua untuk menyiapkan segala sesuatunya agar bisa memberikan hak anak atas sunnah-sunnah dari Rasulullah SAW tersebut.

Dishare Yuk!

No comments

Silakan komentarnya