fbpx
5 Manfaat Kacang Kedelai Bagi Ibu Hamil

5 Manfaat Kacang Kedelai Bagi Ibu Hamil

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kecerdasan seorang anak diturunkan dari gen ibunya. Meski demikian, ada banyak faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak, misalnya faktor keluarga, lingkungan, kualitas pendidikan, dan asupan makanan.

Salah satu nya kacang kedelai, kacang kedelai ini ceukup memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil

1. Menambah Stamina Bagi Ibu Hamil

Kandungan dan manfaat karbohidrat dalam sari kedelai dinilai mampu memberikan asupan nutrisi bagi Ibu hamil dan membantu menambah energi. Konsumsilah susu kedelai saat trimester kedua dan ketiga. Aktivitas kehamilan akan lebih berat dari sebelummnya. Akibatnya, beban tubuh ibu akan bertambah, karena terdapat suatu pergolakan hormon yang menyebabkan Ibu hamil lebih cepat lelah. Untuk itu, diperlukannya asupan yang bisa menggantikan, membantu mempertahankan dan menambah energi agar Ibu tetap semangat beraktivitas.

2. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Kacang kedelai memiliki kandungan Vitamin C yang bersifat antioksidan ini sangat mebantu meningkatkan kekebalan pada ibu hamil untuk terhindar dari penyakit saat ibu hamil

Baca Juga Artikel : Tips Parenting: Ajarkan Agama Sejak Dini

3. Membantu Pertumbuhan Otak Pada Janin

Manfaat kacang kedelai yang ketiga bagi ibu hamil yaitu membantu pertumbuhan sel otak janin pada ibu hamil. Kacang kedelai memiliki kandungan Asam Folat yang sangat tingggi , kandungan cukup bermanfaat bagi sel otak pada janin ibu hamil.

4. Membantu Perkembangan Organ Janin Dengan Baik

Manfaat yang ke-empat bagi ibu hamil yaitu membantu pertumbuhan organ-organ janin pada ibu hamil. Kacang kedelai memiliki kandungan Asam Folat, Vitamin, Protein, Karbohidrat, dan zat gizi lainnya. Kandungan ini cukup bermanfaat untuk perkembangan organ organ janin bagi ibu hamil.

5. Membantu Pertumbuhan Dan Perkembangan Tulang Pada Janin

Manfaat yang terakhir bagi ibu hamil yaitu membantu pertumbuhan tulang janin pada ibu hamil Kacang kedelai memiliki kandungan Asam Folat, Vitamin, Protein, Karbohidrat, dan zat gizi lainnya. Kandungan ini cukup bermanfaat untuk perkembangan tulang janin bagi ibu hamil.

Demikianlah beberapa manfaat kacang kedelai yang bisa Ibu dapatkan. Namun saat mengonsumsi kacang kedelai dalam bentuk apapun, juga harus diimbangi dengan sejumlah buah dan sayuran, biji-bijian utuh, serta produk protein lainnya. Hal ini disebabkan pada dasarnya tubuh membutuhkan beragam jenis makanan, jadi jangan hanya terpaku kepada manfaat susu kedelai untuk tubuh, namun konsumsi juga berbagai jenis makanan serta minuman lain agar kebutuhan nutrisi Anda tercukupi dengan optimal

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua dalam Mengasuh Anak

Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua dalam Mengasuh Anak

Kasih sayang orang tua adalah segalanya bagi anak. Mereka tumbuh dan besar dari asuhan kedua orang tuanya. Namun, kerap kali terjadi kesalahan pola asuh untuk anak sehingga mengakibatkan anak tidak berkembang secara maksimal. Berikut rangkumannya kesalahan orang tua dalam mengasuh anak.

Terlalu Sering Membantu

Terlalu sering dibantu akan membuat anak sulit untuk mandiri. Anak akan berpikir bahwa saat ia tidak bisa melakukan sesuatu, ada orang tua yang melakukan itu untuknya. Jika dibiarkan, ia akan tumbuh menjadi anak yang kurang bahkan tidak mandiri. Selalu butuh bantuan dari sekitarnya. Berikan kesempatan pada anak untuk menguji kemampuannya sendiri, berikan arahan dan bukan bantuan penuh.

Baca Juga Artikel : Tips Parenting: Ajarkan Agama Sejak Dini

Terlalu Sering Makan di Luar Rumah

Waktu makan adalah momen yang memberikan kehangatan bagi keluarga. Terlalu sering makan di luar dapat menyita kehangatan tersebut. Jika berada di rumah, suasananya akan lebih santai, hangat dan anak lebih leluasa untuk mengekspresikan dirinya tanpa terganggu oleh suasana kafe atau restoran.

Tidak Mendengarkan Emosi Anak

Emosi adalah hal yang wajar dirasakan oleh semua orang. Anak-anak juga memiliki emosi, namun mereka belum mampu untuk menerjemahkan emosi yang sedang dirasakan. Tugas orang tua adalah mendengarkan dan membantu menjelaskan emosi apa yang sebenarnya sedang dirasakan oleh sang anak.

Saat mereka masih bayi, menangis adalah cara mereka untuk mengomunikasikan bahwa mereka lapar, haus atau buang air. Ketika mereka tumbuh, saat marah, anak kerap menangis, saat sedih anak juga menangis, saat tidak nyaman, mereka juga menangis. Orang tua kerap mengabaikan ini dan meminta mereka berhenti menangis tanpa menanyai alasan mereka menangis.

Sebaiknya dengarkan anak, biarkan ia meluapkan emosinya. Lalu tunjukkan bagaimana cara untuk tenang kembali setelah marah. Mengabaikan perasaan mereka hanya membuat emosi itu terpendam dan bisa membuat mereka tidak terkontrol.

Selalu Ingin Terlihat Sempurna Di Mata Anak

Tegas tidak berarti harus membentak atau memukul. Hukum anak dengan pertanggung jawaban, bukan bentakan atau pukulan. Sakitnya tidak seberapa, tapi perasaan mereka bisa terluka dalam waktu lama. Berikan teguran dan arahkan apa yang harus mereka lakukan setelah membuat kesalahan. Itulah bentuk cinta orang tua yang sebenanya.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Format Sambutan Acara Aqiqah

Format Sambutan Acara Aqiqah

Saat melaksanakan acara aqiqah biasanya dari pihak keluarga yang melaksanakannya akan memberikan sambutan singkat. Berikut ini merupakan format sambutan dalam acara aqiqah :

Salam dan Pembukaan

Sebagaimana salam pada umumnya sambutan dapat diawali dengan mengucapkan “Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Kemudian diikuti dengan kalimat pembukaan seperti :

Bismillahirrohmaanirrohiim, Alhamdulillaahirobbil aalamin, Ashadu allaa ilaaha illolloh, Wa’ashadu anna Muhammadarrosuululloh, Allohumma solli alaa sayyidinaa Muhammad wa alaa aali sayyidinaa Muhammad, Amma ba’du :

Menyapa Tamu Undangan

Adapun contoh kalimat sapaannya adalah teks berikut ini :

Yang saya hormati :

Orang tua kami ………..

Bapak Ust………..

Bapak-bapak/Saudara-saudara undangan yang mudah-mudahan kita semua selalu dalam rahmat dan lindungan Allah SWT. Amin….

Mengucap Syukur dan Sholawat dalam acara sambutan aqiqah

Contoh ucapan syukur :

Puji syukur sudah sepatutnya kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan serta limpahan rahmat untuk menghadirkan Bapak-bapak sekalian dalam acara ini. Sholawat serta salam tidak lupa kami haturkan kepada Baginda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam.

Baca Juga Artikel : Tips Aqiqah Hemat dan Efisien

Menyampaikan Tujuan Acara

Pada kesempatan kali ini kami bertujuan untuk melaksanakan aqiqah dan tasyakuran atas kelahiran Putra/putri kami yang ke … yang kami beri nama … . Lahir pada hari … , tanggal …, bulan … , tahun … .

Dengan ini kami mohon keikhlasan dari Bapak-bapak sekalian untuk turut mendo’akan putra/putri kami agar dijadikan anak yang senantiasa diberi kesehatan, dipanjangkan umurnya, dimudahkan rizkinya, dilimpahi kecerdasan serta selalu berbakti kepada kedua orang tua dan senantiasa dalam perlindungan-Nya.

Mengucapkan Terima Kasih

Bapak-bapak sekalian, tamu undangan yang kami hormati, atas nama keluarga kami haturkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas waktu yang diberikan untuk menghadiri acara ini. Kami juga menghaturkan maaf jika ada kata dan perilaku yang kurang berkenan. format sambutan acara aqiqah mengucapkan terimakasih.

Menutup Sambutan dengan Pembacaan Tahlil dan Do’a yang Diserahkan pada Ustad

Selanjutnya dalam kesempatan ini tidak lupa juga kami meminta keikhlasan Bapak2 untuk mengirimkan doa kepada Almarhum/almarhumah dari keluarga kami, dengan harapan agar Allah SWT menerima amal ibadahnya, mengampuni kesalahannya, dan dijadikan kuburnya taman dari taman surganya Allah SWT, amin… selanjutnya untuk pembacaan tahlil dan doa kami serahkan kepada yth Bapak Ust. ……………… dan untuk pembacaan rawi kami serahkan kepada Bapak Ust………………

Demikian yang dapat kami sampaikan, akhirul kalam.

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Syarat Hewan Qurban Untuk Aqiqah

Syarat Hewan Qurban Untuk Aqiqah

Persyaratan mengenai hewan qurban untuk aqiqah kerap dicari saat orang tua hendak melaksanakan ibadah tersebut bagi buah hati mereka. Dari Sahabat Jabir Radhiyallahu ‘Anhu Nabi Shallallahu ‘Alaihi Aasallam menjelaskan “Janganlah kalian menyembelih kecuali ‘musinnah’, kecuali jika hal tersebut sulit bagi kalian, makas sembelihlah ‘jadza’ah’ dari domba.” (HR. Muslim No. 1963)

Sementara kriteria umur minimal hewan qurban menurut para ulama ialah 5 tahun bagi unta, 2 tahun bagi sapi, 1 tahun bagi kambing dan 6 bulan bagi domba. Berdasarkan hal tersebut, maka dapat diketahui bahwa syarat umur minimal bagi kambing aqiqah adalah 1 tahun, sedangkan jika menggunakan domba ialah 6 bulan. Jadi perlu diperhatikan syarat ini terkait dengan pemilihan hewan yang akan digunakan.

Tidak Cacat

Selain persyaratan tentang umur, kesehatan hewan qurban aqiqah juga harus diperhatikan. Kambing atau domba aqiqah harus sehat dan bebas dari cacat. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjelaskan bahwa cacat yang dapat membuat hewan qurban dan hewan aqiqah menjadi tidak sah dari Al Bara’ bin ‘Azib Radhiyallahu ‘Anhuma :

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam pernah berdiri di antara kami dan berkata ada 4 cacat yang tidak dibolehkan pada hewan qurban yaitu buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya, sakit dan tampak jelas sakitnya, pincang dan tampak jelas pincangnya dan sangat kurus hingga tidak punya sumsum tulang.”

Hadits di atas diriwayatkan oleh empat penulis kitab sunan dan Imam Ahmad serta dishahihkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Hibban.

Baca Juga Artikel : Tips Aqiqah Hemat dan Efisien

Jenis Kelamin Hewan Qurban

Baik jantan atau betina, keduanya dapat digunakan sebagai hewan qurban aqiqah. Namun, lebih dianjurkan untuk menggunakan kambing atau domba jantan karena ukurannya yang lebih gemuk merupakan syarat hewan qurban aqiqah.

Jumlah dan Jenisnya

Hal ini masuk ke dalam sunnah hewan aqiqah dan salah satu syarat hewan qurban untuk aqiqah. Secara umum aqiqah bagi seorang anak laki-laki ialah 2 ekor domba atau kambing. Sementara untuk anak perempuan ialah satu ekor domba atau kambing. Bagi anak laki-laki hendaknya dua ekor domba atau kambing sebaiknya diusahakan sama atau sekufu (tidak beda jauh ukurannya).

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Tips Aqiqah Hemat dan Efisien

Tips Aqiqah Hemat dan Efisien

Bagi umat muslim, pelaksanaan aqiqah adalah ibadah yang kerap dilakukan setelah kelahiran seorang anak. Bagi orang tua yang melaksanakannya, aqiqah merupakan bentuk rasa syukur dan diwujudkan dengan menyembelih hewan kambing kemudian membagikannya. Untuk melaksanakannya diperlukan perencanaan yang matang agar pengeluaran biaya aqiqah tetap hemat dan efisien. Berikut tips nya.

Menyiapkan Perencanaan yang Matang

Tahap awal yang harus dipersiapkan adalah perencanaan. Mulai dari konsep acara, waktu pelaksanaan, biaya pengeluaran untuk membeli hewan aqiqah dan keperluan lainnya. Agar pengeluaran tetap efektif dan efisien sebaiknya aqiqah dilaksanakan dengan sederhana yang memuat prosesi-prosesi wajib.

Atur Anggaran

Pengaturan anggaran menjadi salah satu aspek penting dalam melaksanakan aqiqah secara efisien. Pastikan anggaran pengeluaran tidak membengkak akibat konsep acara yang terlalu berbelit-belit dan kurang perlu. Konsep acara menjadi patokan anggaran biaya. Oleh karena itu keduanya harus disesuaikan agar sesuai dengan budget yang dimiliki. Anda juga perlu menyiapkan dana darurat untuk keperluan yang tidak terduga dan ini sebaiknya sudah dimasukkan ke dalam perencanaan.

Baca Juga Artikel : Hukum Memakan Daging Aqiqah Bagi Keluarga yang Melaksanakannya

Jangan Tergesa-gesa

Penting untuk menyusun perencanaan dalam jangka waktu yang tepat. Jika perencanaan dilakukan dengan tergesa-gesa atau dalam waktu singkat, maka dikhawatirkan pengeluaran tidak akan efisien. Sebaiknya, rencanakan masalah ini jauh-jauh hari agar bisa mendapatkan hasil perencanaan yang optimal.

Pertimbangkan Paket Aqiqah

Cara ini adalah sebuah trik untuk melakukan penghematan biaya. Anda bisa memilih paket dari penyedia jasa kebutuhan aqiqah. Paket-paket tersebut biasanya memiliki kelebihan-kelebihan tertentu yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, lihat Paket yang anda dibutuhkan disini Harga Paket Aqiqah Saung Domba banyak pilhan paket dan bonus nya loo… :).

Namun, sebelum memilih layanan paket aqiqah, lakukanlah riset terlebih dahulu. Cari tahu info mengenai jasa layanan tersebut melalui review atau pengalaman orang lain yang sudah pernah menggunakan jasanya. Anda bisa mengumpulkan beberapa jasa sekaligus untuk dicari informasinya. Baru pilih yang paling cocok.

Batasi Tamu Undangan

Acara cukup dihadiri oleh sanak saudara, rekan dekat dan orang-orang yang memiliki relasi penting dengan keluarga kecil Anda. Hal ini akan sangat membantu penghematan biaya karena dapat menekan pengeluaran untuk konsumsi, tempat dan lain sebagainya. Anda juga perlu memprediksi berapa banyak jumlah tamu yang akan datang sehingga tidak menimbulkan permasalahan saat acara dilaksanakan.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Tips Parenting: Ajarkan Agama Sejak Dini

Tips Parenting: Ajarkan Agama Sejak Dini

Aspek spiritual merupakan salah satu dasar pembelajaran kehidupan yang diperlukan oleh manusia. Maka pembelajaran agama sejak dini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pengajaran nilai-nilai ketuhanan dan tata cara hidup manusia sejak awal masa kehidupan mereka. Berikut ini adalah tips parenting untuk meng ajarkan agama sejak usia dini.

Perkenalkan Agama yang Dianut

Memperkenalkan agama yang dianut adalah cara pertama yang dapat dilakukan untuk mulai menjelaskan tentang agama itu sendiri. Orang tua juga bisa mulai mengajarkan tentang konsep Ketuhanan pada anak.

Hal itu merupakan pengetahuan dasar yang penting untuk diketahui oleh anak. Agama memiliki peraturan-peraturan yang harus diikuti oleh setiap penganutnya, dan aturan tersebut berasal dari Tuhan sang pencipta.

Akui Ketidaktahuan dan Gali Jawaban dari Ahlinya

Anak-anak sangat jujur dan kerap kritis terhadap hal-hal baru yang ia temukan. Orang tua perlu bersiap akan hal ini. Namun, jika tidak tahu, maka akuilah. Kemudian usahakan menggali jawaban dari ahlinya seperti pemuka agama. untuk tips ajarkan agama sejak dini.

Baca Juga Artikel : Tips Mencegah Balita Kecanduan Gadget

Mulai Ajarkan Nilai-nilai dalam Beragama

Orang tua bisa menjadi contoh sebagai bentuk pengajaran bagi mereka misalnya dengan beribadah tepat waktu, bersedekah, berlaku sopan dan lain sebagainya. Hal ini sangat efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai agama pada anak adalah tips ajarkan agama sejak dini.

Ceritakan Kisah-kisah yang Memuat Unsur Keagamaan

Ada begitu banyak kisah yang memuat unsur keagamaan, misalnya cerita para Nabi. Orang tua bisa memanfaatkan ini sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai keagamaan. Cerita menjadi metode pengajaran yang menarik bagi anak-anak. Gunakan lah bahasa sederhana yang mudah dipahami untuk tips ajarkan agama sejak dini.

Ajak Anak Menerapkan Kegiatan Keseharian yang Sesuai dengan Ajaran Agama

Aktivitas keseharian dapat menjadi sarana untuk menerapkan ajaran agama. Misalnya berdo’a setelah bangun tidur, berdo’a sebelum dan sesudah makan, berbicara dengan sopan, berterima kasih setelah mendapat bantuan dan lain sebagainya. tips ajarkan agama dini

Mengajarkan nilai-nilai agama sejak dini memang bukan hal yang mudah, namun itu bisa dilalui dengan cara yang menyenangkan sehingga anak tidak merasa sedang didikte untuk melakukan hal-hal yang belum dimengerti. Komunikasi yang baik adalah kunci utama untuk tips ajarkan agama sejak dini.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Tips Mencegah Balita Kecanduan Gadget

Tips Mencegah Balita Kecanduan Gadget

Fenomena balita kecanduan gadget kini menjadi masalah yang harus diperhatikan. Pasalnya, kecanduan gadget dapat merampas keterampilan anak di bidang lainnya. Ya, tampaknya mereka mengenal teknologi dengan baik, namun terkadang itu hanya sebatas bermain game dengan gadget yang terasa sangat menyenangkan hingga membuat ketagihan.

Masa pertumbuhan balita semestinya lebih dari sekedar duduk diam dan hanya menggerakkan jari untuk memainkan gadgetnya (smartphone). Aktivitas motorik, kemampuan bersosialisasi, minat dan bakat mereka sangat penting dikembangkan di masa ini. Lalu apa yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mencegah balita kecanduan gadget? Simak ulasan singkat berikut ini :

Berikan Pembatasan Waktu

Anak-anak memang kerap penasaran dengan benda-benda yang baru mereka lihat. Salah satu benda yang sering dilihat kini adalah smartphone, karena mereka melihat orang tuanya membawa benda itu kemana-mana. Sesekali izinkan anak untuk memenuhi rasa penasarannya, namun berikan pembatasan waktu agar anak tidak terlarut dan dampingi setiap kali anak menggunakan gadget.

Jadwalkan Waktu Penggunaan

Orang tua bisa membuat jadwal aktivitas anak agar kegiatannya menjadi lebih teratur. Jadwal menggunakan gadget dapat dimasukkan pada hari-hari tertentu saja, misalnya di akhir pekan.

Baca Juga Artikel : Usia Ideal Untuk Masa Kehamilan Bagi Seorang Wanita

Hindarkan Gadget

Untuk mengindarkan anak dari gadget, orang tua dapat menyimpannya di tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau oleh anak. Lalu ajak anak untuk melakukan aktivitas menyenangkan lainnya seperti bermain atau berbicara hal-hal yang diminati olehnya.

Ajarkan Anak Untuk Mengontrol Dirinya

Kontrol yang dimaksud ialah menahan diri dari bermain gadget. Orang tua bisa memberikan reward kepada anak setiap kali ia mampu menahan dirinya saat bermain gadget memang tidak seharusnya dilakukan saat itu. Reward tidak harus selalu berupa benda, memberikan pujian atau sekedar mengelul lembut sudah dapat membuat anak senang.

Melakukan Aktivitas di Luar Rumah

Melakukan aktivitas di luar rumah bersama orang tua akan menjadi momen menyenangkan bagi anak. Hal ini dapat mencegah anak lebih tertarik pada gadget. Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan bersama seperti berolahraga, berkebun atau sekedar jalan-jalan santai, mencegah balita kecanduan gadget.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Hukum Memakan Daging Aqiqah Bagi Keluarga yang Melaksanakannya

Hukum Memakan Daging Aqiqah Bagi Keluarga yang Melaksanakannya

Pertanyaan mengenai hukum memakan daging aqiqah bagi keluarga yang melaksanakannya kerap muncul. Ada beberapa dalil yang menunjukkan bahwa keluarga diperbolehkan mengonsumsi daging aqiqah yang disembelih, di antaranya :

Pendapat as-Syafi’i

Ibnu Qudamah pernah mengatakan bahwa aturan daging aqiqah ialah boleh dimakan, dihadiahkan atau disedekahkan sama halnya dengan aturan daging qurban berdasarkan pendapat as-Syafii.

Beliau juga menyimpulkan bahwa aqiqah diqiyaskan dengan berkurban dan ibadah ini tidaklah wajib. Karena memiliki kesamaan dari sifat dan sunah, ukuran hingga syaratnya maka penyalurannya pun serupa sebagaimana pendapat as-Syafii.

Baca Juga Artikel : Sunnah – Sunnah Dalam Ibadah Aqiqah

Serupa dengan Aturan Ibadah Qurban

Aturan dalam ibadah aqiqah serupa dengan ibadah qurban yang memperbolehkan keluarga untuk mengonsumsi sebagian daging yang diqurbankan. Hal ini didasari oleh Qs. Al-Haj ayat 28 yang artinya :

“Makanlah dari sebagian hewan qurban itu dan berikan kepada orang yang sangat membutuhkan” (Qs. Al-Haj: 28).

Pendapat Imam Malik

Beliau pernah mengatakan “saya suka jika shohibul qurban memakan daging qurbannya karena Allah berfirman “Makanlah bagian dari hewan qurban”, kemudian Ibnu Wahb juga pernah mengatakan pernah menanyakan hal ini kepada Al-Laits dan dijawab dengan jawaban yang sama. Keterangan ini terdapat di dalam Tafsir Ibn Katsir, 5/416, hukum makan daging aqiqah.

Keterangan dari A’isyah radhiallahu ‘anha

Aqiqah yang sesuai dengan sunah ialah 2 ekor kambing bagi anak lelaki dan seekor kambing bagi anak perempuan. Dimasak utuh dengan tulangnya, tidak pecah dan dimakan sendiri, diberikan kepada orang lain serta disedekahkan, hukum makan daging aqiqah

Menurut Ibnu Utsaimin, maksud dari tulang yang tidak pecah ialah filosofi membangun sikap optimis terhadap keselamatan anak dan tidak mengalami kecelakaan atau masalah atas badannya. Meski begitu, beliau juga menjelaskan bahwa tidak ada dalil yang terkait dengan pernyataan tersebut.

Berdasarkan keterangan-keterangan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa keluarga yang melaksanakan ibadah aqiqah diperbolehkan mengonsumsi sebagian dagingnya. Selain itu, dianjurkan untuk membagikannya kepada tetangga atau orang-orang sekitar serta mereka yang membutuhkannya sebagai wujud rasa syukur. Dengan ini maka jelaslah aturan pembagian daging aqiqah tersebut.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Usia Ideal Untuk Masa Kehamilan Bagi Seorang Wanita

Usia Ideal Untuk Masa Kehamilan Bagi Seorang Wanita

Buah hati adalah salah satu anugerah yang dinantikan ketika sudah berumah tangga. Namun, demi kelancaran masa kehamilan hingga persalinan seorang wanita harus memahami kapan waktu ideal untuk menjalani masa tersebut.

Memutuskan untuk hamil di usia yang terlalu muda dapat menimbulkan risiko yang cukup besar. Seorang wanita yang usianya kurang dari 20 tahun memiliki organ reproduksi yang belum matang sepenuhnya. Hal ini dapat berisiko pada perkembangan janin yang dikandung.

Maka, usia antara 21 hingga 35 tahun adalah usia ideal bagi seorang wanita untuk menjalani masa kehamilan. Pada rentang usia ini, risiko kesehatan berada pada tingkat rendah. Namun, jika kita melihat kenyataannya, cukup banyak wanita muda yang sudah hamil di usia kurang dari 20 tahun. Begitupun sebaliknya, tidak sedikit wanita yang hamil ketika usianya sudah di atas 35 tahun.

Meski demikian, sebuah riset pernah memaparkan bahwa hamil di usia tua dapat menunda masa monopause dan terhindar dari risiko penyakit hati, jantung, osteoporosis dan demensia. Namun, pemaparan tersebut banyak diragukan dan disanggah dengan penelitian lain yang menyatakan bahwa kehamilan yang terjadi di atas usia 35 akan memunculkan beberapa permasalahan terhadap Ibu dan bayi.

Baca Juga Artikel : Syarat dan Alur Pembuatan Akta Kelahiran Anak

Salah satu kemungkinan yang dapat terjadi di antaranya ialah kelainan kromosom. Oleh karena itulah muncul anjuran rentang usia untuk menjalani masa kehamilan yakni usia 21 hingga 35 tahun.

Selain perihal risiko, masa produktif organ reproduksi wanita yang terbatas juga menjadi sebab. Sel telur mulanya tumbuh saat berada di dalam rahim, kemudian disimpan pada ovarium hingga masa menstruasi dimulai. Sedikinya lebih dari 400 sel telur telah hilang setiap bulannya hingga masa monopause tiba.

Maka, saat wanita hamil ketika berusia di atas 35 tahun, risiko tekanan darah 2 kali lebih tinggi. Pada akhirnya, mereka yang hamil ketika berusia di atas 40 tahun memilih operasi caesar sebagai cara untuk melahirkan.

Semakin tua, semakin mungkin pula risiko kematian meningkat. Permasalahan yang sering terjadi adalah komplikasi saat masa kehamlan berupa pendarahan dan penggumpalan darah. Seorang ibu yang berusia di atas 40 tahun berisiko lebih tinggi untuk mengalami kelahiran mati atau bayi meninggal saat dilahirkan. Maka, perencanaan usia masa kehamilan sangatlah penting.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Sunnah-sunnah dalam Ibadah Aqiqah

Sunnah-sunnah dalam Ibadah Aqiqah

Sunnah merupakan sesuatu yang apabila dilakukan akan mendapat pahala, namun jika meninggalkannya tidak akan mendatangkan dosa. Aqiqah merupakan salah satu ibadah yang dihukumi sunnah muakkad atau tidak wajib dilakukan, namun dianjurkan. Di dalam ibadah aqiqah juga terdapat sunnah-sunnah sebagai berikut ini :

Memasak Daging Sembelihan Aqiqah

Ketika selesai melakukan penyembelihan hewan aqiqah, hendaknya daging tersebut dimasak hingga matang. Pernyataan Imam Ibnu Qayyim rahimahullah yang tercantum di dalam kitab Tuhfatuh Maudud halaman 43 hingga 44 memaparkan bahwa memasak daging aqiqah merupakan sunnah. Jika daging tersebut sudah dimasak, maka orang-orang yang berhak menerimanya tidak perlu repot mengolah daging tersebut.

Hal tersebut juga menambah nilai kebaikan serta rasa syukur. Penerimanya juga akan merasa gembira ketika menyantapnya. Oleh karena itu, umumnya makanan dalam acara syukuran dihidangkan dalam keadaan sudah dimasak. Selain itu, perhatikanlah kondisi kambing yang hendak digunakan untuk aqiqah. Pastikan sudah sesuai dengan syari’at Islam.

Baca Juga Artikel : Inilah Hikmah Melaksanak Ibadah Aqiqah

Jumlah Kambing

Rasulullah SAW pernah menerangkan bahwasanya jumlah kambing yang disembelih bagi anak laki-laki ialah sebanyak 2 ekor, sedangkan untuk aqiqah bagi anak perempuan cukup 1 ekor saja. Hal itu termasuk sunnah dalam aqiqah.

Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah berkata bahwa beberapa hadits Ummu Kurz menjadi argumen yang mendasari pendapat ulama dalam membedakan aqiqah bagi anak laki-laki dan anak perempuan. Sementara itu, Imam Malik menyatakan bahwa aqiqah bagi keduanya ialah sama berdasarkan apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW saat mengaqiqahi Al Hasan dan Al Husain dengan masing-masing satu ekor kambing.

Terdapat pula riwayat lain yang dikeluarkan oleh Abusy Syaikh bahwa aqiqah bagi anak laki-laki ialah dua ekor kambing. Adapun riwayat-riwayat tersebut tidak bermaksud menafikkan hadits-hadits mutawatir yang menyatakan bahwa jumlah hewan aqiqah bagi anak laki-laki adalah 2 ekor kambing, namun riwayat tersebut menerangkan bahwa mengaqiqahi seorang anak lelaki diperbolehkan dengan jumlah hewan kurang dari 2 ekor. Sehingga ketentuan tersebut merupakan sunnah saja. Hal ini terdapat dalam kitab Fathul Bari sunnah dalam ibadah aqiqah.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain