boleh kah ber qurban jika belum di aqiqah

Bolehkah Berqurban Jika Belum Pernah Diaqiqah?

Bolehkah ber qurban jika belum pernah di aqiqah?

Pertanyaan tersebut kerap muncul di benak, terutama saat hendak melaksanakan ibadah qurban. Sebelum beralih kepada kesimpulan, sebaiknya kita simak terlebih dahulu dasar-dasar aqiqah dan qurban berikut ini.

Ibnul Mundzir rahimahullah pernah membahas mengenai aqiqah sebagaimana pernyataan ini “Orang-orang ‘aqlaniyyun mengingkari sunnah aqiqah karena mengukur kebenaran dengan menggunakan akalnya saja. pendapat mereka jelas menyimpang dari hadist-hadits yang tsabit atau shahih dari Rasulullah dengan dalih yang lebih lemah dari sarang laba-laba.” Pernyataan tersebut sesuai dengan apa yang tercantum adalah kitab Tuhfatul Maudud halaman 20 milik Ibnu Qayyim al-Jauziyah.

Salman bin ‘Amir Ad-Dhabiy menyatakan bahwa Rasulullah pernah bersabda: “Aqiqah dilaksanakan karena adanya kelahiran bayi, maka sembelihlah hewan dan hilangkan semua gangguan darinya.” Pernyataan ini diriwayatkan oleh Bukhari dan dapat pula ditemukan dalam kitab Fathul Bari.

Baca Juga Artikel : Rangkaian Doa-doa Saat Melaksanakan Aqiqah

Sedangkan dalil berqurban tercantum dalam QS. Al-Kautsar ayat 1 hingga 2 dengan arti “Sesungguhnya kami telah memberikan karunia yang sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah qurban.” Lebih lengkap lagi, QS. Al-Hajj ayat 36 hingga 37 menggambarkan bahwa berqurban merupakan wujud dari ketakwaan seorang muslim, berikut terjemah dari ayat tersebut :

“Maka makanlah sebagiannya (daging qurban) dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (orang yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Daging-daging qurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”

Dalil lainnya terdapat dalam QS. Al An’am ayat 162 hingga 163 yang artinya “Katakanlah : Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang pertama – tama menyerahkan diri (kepada Allah).”

Berdasarkan dalil-dalil di atas, tidak ada yang mengaitkan antara qurban dan aqiqah atau tidak memperbolehkan seseorang ber qurban sebelum diaqiqah. Dapat disimpulkan pula bahwa di antara keduanya tidak terdapat sebab akibat yang saling memengaruhi. Sederhananya, aqiqah tidak menjadi syarat untuk boleh berqurban atau sebaliknya. Jadi tidak masalah untuk ber qurban meski belum di aqiqah.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *