Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua dalam Mengasuh Anak

Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua dalam Mengasuh Anak

Kasih sayang orang tua adalah segalanya bagi anak. Mereka tumbuh dan besar dari asuhan kedua orang tuanya. Namun, kerap kali terjadi kesalahan pola asuh untuk anak sehingga mengakibatkan anak tidak berkembang secara maksimal. Berikut rangkumannya kesalahan orang tua dalam mengasuh anak.

Terlalu Sering Membantu

Terlalu sering dibantu akan membuat anak sulit untuk mandiri. Anak akan berpikir bahwa saat ia tidak bisa melakukan sesuatu, ada orang tua yang melakukan itu untuknya. Jika dibiarkan, ia akan tumbuh menjadi anak yang kurang bahkan tidak mandiri. Selalu butuh bantuan dari sekitarnya. Berikan kesempatan pada anak untuk menguji kemampuannya sendiri, berikan arahan dan bukan bantuan penuh.

Baca Juga Artikel : Tips Parenting: Ajarkan Agama Sejak Dini

Terlalu Sering Makan di Luar Rumah

Waktu makan adalah momen yang memberikan kehangatan bagi keluarga. Terlalu sering makan di luar dapat menyita kehangatan tersebut. Jika berada di rumah, suasananya akan lebih santai, hangat dan anak lebih leluasa untuk mengekspresikan dirinya tanpa terganggu oleh suasana kafe atau restoran.

Tidak Mendengarkan Emosi Anak

Emosi adalah hal yang wajar dirasakan oleh semua orang. Anak-anak juga memiliki emosi, namun mereka belum mampu untuk menerjemahkan emosi yang sedang dirasakan. Tugas orang tua adalah mendengarkan dan membantu menjelaskan emosi apa yang sebenarnya sedang dirasakan oleh sang anak.

Saat mereka masih bayi, menangis adalah cara mereka untuk mengomunikasikan bahwa mereka lapar, haus atau buang air. Ketika mereka tumbuh, saat marah, anak kerap menangis, saat sedih anak juga menangis, saat tidak nyaman, mereka juga menangis. Orang tua kerap mengabaikan ini dan meminta mereka berhenti menangis tanpa menanyai alasan mereka menangis.

Sebaiknya dengarkan anak, biarkan ia meluapkan emosinya. Lalu tunjukkan bagaimana cara untuk tenang kembali setelah marah. Mengabaikan perasaan mereka hanya membuat emosi itu terpendam dan bisa membuat mereka tidak terkontrol.

Selalu Ingin Terlihat Sempurna Di Mata Anak

Tegas tidak berarti harus membentak atau memukul. Hukum anak dengan pertanggung jawaban, bukan bentakan atau pukulan. Sakitnya tidak seberapa, tapi perasaan mereka bisa terluka dalam waktu lama. Berikan teguran dan arahkan apa yang harus mereka lakukan setelah membuat kesalahan. Itulah bentuk cinta orang tua yang sebenanya.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

tips parenting :ajarkan agama sejak dini

Tips Parenting: Ajarkan Agama Sejak Dini

Aspek spiritual merupakan salah satu dasar pembelajaran kehidupan yang diperlukan oleh manusia. Maka pembelajaran agama sejak dini merupakan salah satu upaya untuk memberikan pengajaran nilai-nilai ketuhanan dan tata cara hidup manusia sejak awal masa kehidupan mereka. Berikut ini adalah tips parenting untuk meng ajarkan agama sejak usia dini.

Perkenalkan Agama yang Dianut

Memperkenalkan agama yang dianut adalah cara pertama yang dapat dilakukan untuk mulai menjelaskan tentang agama itu sendiri. Orang tua juga bisa mulai mengajarkan tentang konsep Ketuhanan pada anak.

Hal itu merupakan pengetahuan dasar yang penting untuk diketahui oleh anak. Agama memiliki peraturan-peraturan yang harus diikuti oleh setiap penganutnya, dan aturan tersebut berasal dari Tuhan sang pencipta.

Akui Ketidaktahuan dan Gali Jawaban dari Ahlinya

Anak-anak sangat jujur dan kerap kritis terhadap hal-hal baru yang ia temukan. Orang tua perlu bersiap akan hal ini. Namun, jika tidak tahu, maka akuilah. Kemudian usahakan menggali jawaban dari ahlinya seperti pemuka agama. untuk tips ajarkan agama sejak dini.

Baca Juga Artikel : Tips Mencegah Balita Kecanduan Gadget

Mulai Ajarkan Nilai-nilai dalam Beragama

Orang tua bisa menjadi contoh sebagai bentuk pengajaran bagi mereka misalnya dengan beribadah tepat waktu, bersedekah, berlaku sopan dan lain sebagainya. Hal ini sangat efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai agama pada anak adalah tips ajarkan agama sejak dini.

Ceritakan Kisah-kisah yang Memuat Unsur Keagamaan

Ada begitu banyak kisah yang memuat unsur keagamaan, misalnya cerita para Nabi. Orang tua bisa memanfaatkan ini sebagai media untuk mengajarkan nilai-nilai keagamaan. Cerita menjadi metode pengajaran yang menarik bagi anak-anak. Gunakan lah bahasa sederhana yang mudah dipahami untuk tips ajarkan agama sejak dini.

Ajak Anak Menerapkan Kegiatan Keseharian yang Sesuai dengan Ajaran Agama

Aktivitas keseharian dapat menjadi sarana untuk menerapkan ajaran agama. Misalnya berdo’a setelah bangun tidur, berdo’a sebelum dan sesudah makan, berbicara dengan sopan, berterima kasih setelah mendapat bantuan dan lain sebagainya. tips ajarkan agama dini

Mengajarkan nilai-nilai agama sejak dini memang bukan hal yang mudah, namun itu bisa dilalui dengan cara yang menyenangkan sehingga anak tidak merasa sedang didikte untuk melakukan hal-hal yang belum dimengerti. Komunikasi yang baik adalah kunci utama untuk tips ajarkan agama sejak dini.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Usia Ideal Untuk Masa Kehamilan Wanita

Usia Ideal Untuk Masa Kehamilan Bagi Seorang Wanita

Buah hati adalah salah satu anugerah yang dinantikan ketika sudah berumah tangga. Namun, demi kelancaran masa kehamilan hingga persalinan seorang wanita harus memahami kapan waktu ideal untuk menjalani masa tersebut.

Memutuskan untuk hamil di usia yang terlalu muda dapat menimbulkan risiko yang cukup besar. Seorang wanita yang usianya kurang dari 20 tahun memiliki organ reproduksi yang belum matang sepenuhnya. Hal ini dapat berisiko pada perkembangan janin yang dikandung.

Maka, usia antara 21 hingga 35 tahun adalah usia ideal bagi seorang wanita untuk menjalani masa kehamilan. Pada rentang usia ini, risiko kesehatan berada pada tingkat rendah. Namun, jika kita melihat kenyataannya, cukup banyak wanita muda yang sudah hamil di usia kurang dari 20 tahun. Begitupun sebaliknya, tidak sedikit wanita yang hamil ketika usianya sudah di atas 35 tahun.

Meski demikian, sebuah riset pernah memaparkan bahwa hamil di usia tua dapat menunda masa monopause dan terhindar dari risiko penyakit hati, jantung, osteoporosis dan demensia. Namun, pemaparan tersebut banyak diragukan dan disanggah dengan penelitian lain yang menyatakan bahwa kehamilan yang terjadi di atas usia 35 akan memunculkan beberapa permasalahan terhadap Ibu dan bayi.

Baca Juga Artikel : Syarat dan Alur Pembuatan Akta Kelahiran Anak

Salah satu kemungkinan yang dapat terjadi di antaranya ialah kelainan kromosom. Oleh karena itulah muncul anjuran rentang usia untuk menjalani masa kehamilan yakni usia 21 hingga 35 tahun.

Selain perihal risiko, masa produktif organ reproduksi wanita yang terbatas juga menjadi sebab. Sel telur mulanya tumbuh saat berada di dalam rahim, kemudian disimpan pada ovarium hingga masa menstruasi dimulai. Sedikinya lebih dari 400 sel telur telah hilang setiap bulannya hingga masa monopause tiba.

Maka, saat wanita hamil ketika berusia di atas 35 tahun, risiko tekanan darah 2 kali lebih tinggi. Pada akhirnya, mereka yang hamil ketika berusia di atas 40 tahun memilih operasi caesar sebagai cara untuk melahirkan.

Semakin tua, semakin mungkin pula risiko kematian meningkat. Permasalahan yang sering terjadi adalah komplikasi saat masa kehamlan berupa pendarahan dan penggumpalan darah. Seorang ibu yang berusia di atas 40 tahun berisiko lebih tinggi untuk mengalami kelahiran mati atau bayi meninggal saat dilahirkan. Maka, perencanaan usia masa kehamilan sangatlah penting.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

alur pembuatan akta kelahiran

Syarat dan Alur Pembuatan Akta Kelahiran Anak

Akta kelahiran merupakan salah satu surat penting yang sering digunakan dalam kehidupan bernegara. Hal ini berlaku karena pencatatan identitas anak dilakukan melalui penerbitan akta kelahiran. Surat ini juga menjadi tameng yang melindungi identitas anak itu sendiri. Maraknya perdagangan anak membuat akta kelahiran menjadi semakin penting.

Hal ini tentu harus mendapatkan perhatian khusus dari para orang tua. Maka, setelah anak lahir, hendaknya pengurusan akta kelahiran segera dilakukan. Jika Anda belum mengetahui persyaratan pengajuan pembuatan akta kelahiran, simak rangkuman berikut ini.

Dokumen persyaratan :

a. Formulir Surat Keterangan Kelahiran Model F-2.01

b. Fotocopy Kartu Keluarga.

c. Fotocopy Buku Nikah / Akta Nikah.

d. Fotocopy Ijazah.

e. Fotocopy Akta Perceraian bagi orang tua yang telah resmi bercerai

f. Fotocopy KTP-el Orang Tua.

g. Fotocopy KTP-el 2 (Dua) orang saksi.

h. Surat Keterangan Kelahiran dari Dokter/Bidan Penolong

Baca Juga Artikel : Istilah-istilah Kehamilan dan Persalinan dalam International Classification of Disease (ICD) 10

Alur pengajuan pengurusan akta kelahiran baru :

1. Mengambil nomor antrian untuk mengajukan pengurusan akta kelahiran baru

2. Menyerahkan berkas permohonan yang lengkap ke loket pelayanan.

3. Petugas akan menerima berkas dan memeriksa kelengkapannya sesuai dengan prosedur yang berlaku.

4. Petugas akan mencatat informasi berdasarkan berkas yang diserahkan pada buku pendaftaran akta kelahiran.

5. Berkas akan diserahkan pada operator untuk proses penerbitan kutipan akta kelahiran serta register akta kelahiran.

6. Proses verifikasi, validasi permohonan, konsep register dan akta kelahiran dilakukan pada tahap ini termasuk pemberian paraf koordinasi dari Kepala Seksi Kelahiran dan Kematian.

7. Proses verifikasi, validasi permohonan, konsep register dan akta kelahiran, serta pemberian paraf koordinasi oleh Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil.

8. Akta kelahiran akan ditandatangani oleh Kepala Dinas setempat setelah diverifikasi oleh Kepala Seksi dan Kepala Bidang

9. Akta kelahiran diberi stempel oleh petugas

10. Pemohon dapat menerima akta kelahiran yang telah diajukan

Setiap daerah memiliki regulasi dan prosedur yang hampir serupa, namun Anda tetap harus memastikan kembali apa saja persyaratan pengajuan pembuatan akta kelahiran baru beserta alur yang sesuai dengan ketentuan daerah Anda.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

istilah kehamilan persalinan ICD

Istilah-istilah Kehamilan dan Persalinan dalam International Classification of Disease (ICD) 10

Diagnosa kehamilan kerap menggunakan istilah-istilah yang kurang dipahami oleh para ibu. Pregnancy, laborm puerpural maupun istilah lainnya bukan sesuatu yang umum atau sering dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah rangkuman singkat tentang beberapa istilah berdasarkan International Classification of Disease atau ICD 10.

Antepartum

Secara etimologi Ante berarti sebelum sedangkan parere artinya melahirkan. Antepartum memiliki arti yang sama dengan prenatal. Periode ini biasanya dimulai pada minggu ke 24 atau minggu ke 26 hingga masa kelahiran dalam istilah kehamilan persalinan ICD

Pregnancy

Istilah yang satu ini mungkin lebih familiar. Pregnancy atau kehamilan juga dikenal sebagai graviditas yakni jumlah keseluruhan kehamilan pada seorang pasien. Biasanya ini berlangsung selama 40 minggu dari periode menstruasi terakhir dan selesai pada saat melahirkan. istilah kehamilan persalinan ICD

Prenatal Antenatal

Istilah ini menggambarkan masa perkembangan janin dimana embrio manusia berkembang selama masa kehamilan sejak mengalami pembuahan hingga kelahiran.

Preterm

Istilah prematur sering kita jumpai, di dunia medis, preterm merupakan istilah yang digunakan untuk kelahiran bayi prematur yang terjadi ketika usia kehamilan kurang dari 37 minggu dalam istilah kehamilan persalinan ICD

Baca Juga Artikel : 5 Doa dan Ucapan Untuk Bayi yang Baru Lahir

Postterm

Berbanding terbalik dengan preterm, postterm adalah kondisi dimana bayi justru belum lahir setelah usia kehamilan ibu mencapai 42 minggu.

Childbirth Labour Delivery Partus

Childbirth atau melahirkan juga dikenal dengan labour, delivery, birth, partus atau parturition di dunia medis. Inilah puncak dari masa kehamilan dimana seorang bayi akan keluar dari rahim ibunya.

Sponaneus Labour

Istilah ini diperuntukkan bagi proses kelahiran yang berlangsung tanpa intervensi ahli seperti dokter kandungan atau tindakan medis seperti operasi.

Puerpural Postpartum Postnatal

Puerpural postpartum postnatal adalah sebuah periode yang dimulai setelaah kelahiran bayi kurang lebih dalam waktu sekitar 6 minggu pasca melahirkan atau lebih dikenal dengan istilah nifas.

Perinatal

Berdasarkan bahasa Yunani, peri artinya tentang, sekitar sedangkan nasci berarti dilahirkan. Maka perinatal merupakan periode menjelang kelahiran hingga sesudah kelahiran. Periode ini dimulai sejak usia kehamilan mencapai 22 minggu hingga 7 hari pasca kelahiran.

Fetus

Fetus merupakan istilah lain dari janin saat masih berada pada masa prenatal sejak embrio hingga masa kelahiran.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

5 do'a bayi lahir

5 Doa dan Ucapan Untuk Bayi yang Baru Lahir

Kelahiran selalu disambut dengan penuh suka cita. Maka, kerap kali keluarga, sanak saudara, kerabat terdekat dan para tetangga memberikan ucapan selamat diiringi doa atas kelahiran seorang anak. Berikut ini adalah 5 doa dan ucapan yang baik :

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ

Barakallahu laka filmauhuubi laka wa syakartal waahib wa balagho asyuddahu wa ruziqta birrohu.

Artinya: “Semoga Allah memberkahi untukmu anak yang diberikan kepadamu. Semoga engkau pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta engkau dikaruniai kebaikannya.”

Baca Juga Artikel : 3 Doa yang Dapat Dibaca Untuk Melancarkan Proses Persalinan

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ

Barakallahu laka wabaaraka ‘alaika

Artinya: “Semoga Allah memberi berkah kepadamu, dan semoga Allah memberi berkah atasmu.”

Ucapan ini sangat umum diberikan yakni mendoakan agar sang anak mendapat berkah dari Allah subhanahu wa ta’ala.

جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، رَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ، اَجْزَلَ اللهُ ثَوَابَك

Jazaa kallahu khairan, razaqkallaahu mitslahu, ajzalallaahu tsawaabaka

Artinya: “Semoga Allah membalas kebaikanmu; semoga Allah memberi rizki kepadamu seperti dia (bayi); semoga Allah melipat kan pahalamu.”

Doa ini mengandung harapan agar Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan rezeki sebagaimana anak tersebut.

شَكَرْتَ الْوَاهِبَ وَبُوْرِكَ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ وَبَلَغَ أَشُدَّهُ وَرَزَقْتَ بِرَّهُ

Syakartal waa hiba wa buurikalaka filmauhuubi wa balagho asyuddahu wa rozaqtabirrohu

Artinya: “Semoga kamu senantiasa bersyukur kepada Sang Pemberi (Allah), dan diberkahi dengan anak yang dianugerahkan kepadamu, semoga cepat besar dan dewasa, dan engkau diberi rezeki dengan patuh-baktinya.”

Seseorang yang memberikan ucapan ini mengharapkan anak yang dikunjungi dapat hidup dengan rasa syukur dan tumbuh dewasa dengan rezeki yang melimpah, ucapan doa bayi lahir.

جَعَلَهُ اللَّهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَعَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Ja’alalahu mubaarokan ‘alaika wa ‘alaa ammati muhammadin shollallahu ‘alaihi wasallam

Artinya: “Semoga Allah menjadikan berkah karunia yang diberikan kepadamu dan kepada umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Hampir serupa dengan do’a lainnya, ucapan ini juga mengharapkan sang anak memeroleh keberkahan sebagai umat Rasulullah SAW. ucapan doa bayi lahir

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

3 doa yang melancarkan persalanian

3 Do’a yang Dapat Dibaca Untuk Melancarkan Proses Persalinan

Melewati proses persalinan tentu bukan upaya yang mudah. Maka segala persiapkan dilakukan untuk melancarkan proses melahirkan. Di sisi lain, do’a adalah faktor penting yang juga memberikan pengaruh sebagai wujud sikap tawakkal kepada Allah swt.

Nah, bagi para bunda yang sudah mendekati waktu melahirkan, berikut ini merupakan ulasan singkat ayat Al-Qur’an yang dapat menjadi do’a agar persalinan berjalan lancar doa melancarkan proses persalinan

QS. Fathir: 11

وَاللّٰهُ خَلَقَكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ اَزْوَاجًا ۗ وَمَا تَحْمِلُ مِنْ اُنْثٰى وَلَا تَضَعُ اِلَّا بِعِلْمِهٖ ۗ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُّعَمَّرٍ وَّلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهٖٓ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ ۗ اِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌ

Wallaahu khalaqakum min turaabin tsumma min nuthfatin tsumma ja’alakum azwaajan wamaa tahmilu min untsaa walaa tadha’u illaa bi’ilmihi wamaa yu’ammaru min mu’ammarin walaa yunqashu min ‘umurihi illaa fii kitaabin inna dzaalika ‘alaa allaahi yasiirun

Artinya: “Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan tidak dipanjangkan umur seseorang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.”

Baca Juga Artikel : Hakikat Niat dalam Melaksanakan Aqiqah

QS. An-Nahl: 78

وَٱللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْـًٔا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Wallāhu akhrajakum mim buṭụni ummahātikum lā ta’lamụna syai`aw wa ja’ala lakumus-sam’a wal-abṣāra wal-af`idata la’allakum tasykurụn

Artinya: “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” doa melancarkan proses persalinan

QS. Ar-Ra’d: 8

ٱللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَحْمِلُ كُلُّ أُنثَىٰ وَمَا تَغِيضُ ٱلْأَرْحَامُ وَمَا تَزْدَادُ ۖ وَكُلُّ شَىْءٍ عِندَهُۥ بِمِقْدَارٍ

Allāhu ya’lamu mā taḥmilu kullu unṡā wa mā tagīḍul-ar-ḥāmu wa mā tazdād, wa kullu syai`in ‘indahụ bimiqdār.

Artinya: “Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya.” doa melancarkan proses persalinan

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

tanda melahirkan tinggal beberapa jam

3 Tanda Waktu Melahirkan Tinggal Beberapa Jam

Pada trimester terakhir kehamilan, biasanya Ibu mulai aktif mencari informasi seputar tanda-tanda atau gejala yang terjadi sebelum melahirkan. Setidaknya ada 3 tanda spesifik yang terjadi pada Ibu beberapa jam sebelum waktu melahirkan tiba. Berikut ini adalah sajian singkat tentang gejala sebelum melahirkan atau tanda Waktu Melahirkan Tinggal Beberapa :

Warna dan Konsistensi Cairan Keputihan Mengalami Perubahan

Beberapa jam bahkan hari sebelum persalinan, Ibu akan mendapati peningkatan warna dan konsistensi cairan keputihan yang keluar. Warnanya menjadi lebih pekat dan konsistensinya semakin kental bahkan bergumpal dengan sedikit bercak darah.

Hal ini menjadi tanda bahwa persalinan memang sudah dekat. Jika tidak terdapat kontraksi sekitar 3 hingga 4 sentimeter, persalinan mungkin akan tiba dalam beberapa hari kedepan. Namun, di situasi seperti ini, Ibu sudah harus siap ya! Waktu Melahirkan Tinggal Beberapa jam

Lebih Sering Mengalami Kontraksi

Hal ini sudah jelas akan terjadi karena waktu kelahiran sudah di depan mata. Ketika sudah hampir tiba waktu keluarnya bayi, akan terjadi kontraksi dengan intensitas yang lebih tinggi. Jika Ibu aktif beraktivitas kontraksi menjadi lebih kuat dan tidak mengendur atau mereda. Selain itu kontraksi juga tidak hilang karena perubahan posisi.

Nyeri terjadi di punggung hingga perut bagian bawah, bahkan merambat ke bagian kaki. Pada fase ini, kontraksi terasa lebih sering dan lebih menyakitkan.

Baca Juga Artikel : Tanda-tanda Melahirkan Menjelang HPL

Pecahnya Air Ketuban

Pecahnya air ketuban menjadi salah satu indikator paling meyakinkan bahwa waktu melahirkan benar-benar sudah dekat. Meski terasa meyakinkan, sangat penting untuk mengidentifikasi gejala spesifik lainnya. Jangan lupa pula untuk tetap berkomunikasi dengan dokter kandungan untuk mendapatkan dukungan baik secara fisik maupun psikologis.

Beberapa tanda spesifik di atas kerap menjadi acuan untuk mengidentifikasi kondisi tubuh sebelum melahirkan. Tentunya, selain siap secara fisik, Ibu juga perlu menyiapkan respon psikologis sebelum persalinan benar-benar tiba.

Maka, sangat penting untuk memahami tanda-tanda yang akan muncul sebelum melahirkan. Hal ini juga diperlukan guna memperkuat kesiapan Ibu secara psikologis. Tetap jaga kesehatan dan perkaya pengetahuan untuk mempersiapkan hari kelahiran yang sudah dinanti-nanti.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Tanda-tanda HPL

Tanda-tanda Melahirkan Menjelang HPL

Perkara tentang melahirkan mungkin masih belum familiar dan sedikit menakutkan bagi para calon Ibu. Sebagai bentuk persiapan, hendaknya tanda-tanda melahirkan menjelang HPL atau Hari Perkiraan Lahir ini harus diketahui sebelum tiba. Berikut ulasannya :

Bayi Mulai Bergerak ke Panggul

Beberapa minggu menjelang HPL, bayi akan mengalami perubahan posisi dan semakin mendekat dengan jalan lahir bayi dengan bergerak ke area panggul. Namun, tanda ini biasanya tidak begitu disadari oleh Ibu hamil karena gejalanya Ibu mulai sering buang air kecil sebagaimana apa yang dialami pada trimester pertama akibat dorongan bayi terhadap kandung kemih.

Serviks yang Mengembang

Selain pergerakan bayi, area serviks juga memiliki persiapan dengan pelebaran ruang dan penipisan beberapa minggu hingga beberapa hari sebelum HPL. Hal ini dapat diketahui dari hasil tes internal yang dilakukan oleh dokter. Sembari check up, Ibu juga dapat mengonsultasikan perihal HPL kepada ahlinya.

Kram dan Nyeri Punggung Dialami Lebih Sering

Gejala ini kerap muncul beberapa minggu menjelang HPL, terutama sekain kehamilan pertama. Terjadinya kram dan nyeri punggung yang lebih sering dialami dapat menjadi indikator bahwa waktu melahirkan sudah semakin dekat dengan Tanda Melahirkan Menjelang HPL.

Baca Juga Artikel : Tips Diet Usai Melahirkan

Sendi Terasa Lebih Kendur

Semasa kehamilan ligamen pada sendi dibuat lemas dan kendur oleh hormon relaksin sebagai pertanda persiapan tubuh menjelang hari melahirkan. Maka, Ibu tak perlu merasa cemas dan tetaplah rileks karena gejala ini adalah tahapan yang membantu pembukaan pelvis

Sering Diare

Lemasnya otot rahim dan otot-otot lainnya dapat menimbulkan pergerakan usus mengendur dan memunculkan diare. Meski terasa tidak nyaman, ini juga menjadi salah satu gejala menjelang waktu melahirkan.

Berat Badan Menurun

Di akhir masa kehamilan, berat badan Ibu cenderung menurun dan itu merupakan hal yang wajar. Gejala ini timbul akibat kadar cairan ketuban berkurang. Jadi tak perlu khawatir ya.

Merasa Sangat Lelah

Menjelang Hari Perkiraan Lahir, Ibu biasanya merasa lebih lelah dari hari-hari sebelumnya. Kondisi perut yang besar dengan aktivitas kandung kemih yang sibuk dapat menimbulkan kelelahan hingga Ibu kesulitan untuk tidur.

Meski sulit, usahakan untuk tetap mencukupi waktu istirahat agar tidak semakin lelah. Aktivitas kecil seperti bersih-bersih ringan tidak dipermasalahkan selagi hal itu tidak menguras energi.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

tips diet pasca melahirkan

Tips Diet Usai Melahirkan

Kenaikan berat badan yang signifikan pasca melahirkan dapat mengganggu aktivitas dan rasa percaya diri Ibu. Tubuh ramping yang diidam-idamkan terasa sangat menggiurkan. Namun, upaya yang dilakukan tampaknya benar-benar harus dilakukan secara serius.

Meski sangat berkeinginan untuk kembali ke tubuh ramping nan semampai, Ibu harus tetap memerhatikan kondisi tubuh dan asupan nutrisi alih-alih melakukan diet yang berbahaya. Pasalnya, masih ada bayi mungil yang menggantungkan asupan nutrisinya pada ASI.

Lalu bagaimana tips diet yang tetap dapat memenuhi asupan gizi Ibu saat masih menyusui? Simak ulasan berikut ini!

Konsumsi Makanan Sehat

Kebutuhan akan serat, protein, kalsium dan zat-zat penting lainnya harus tetap terpenuhi dengan mengonsumsi sayuran, lauk pauk berupa ikan, daging dan buah. Hal terbesar yang memengaruhi keberhasilan diet adalah keseimbangan. Pastikan jumlah makanan yang dikonsumsi mencukupi kebutuhan dan tidak berlebihan sehingga Ibu tetap nyaman menjalankan diet sembari menyusui. tips diet pasca melahirkan

Kurangi Porsi, Perbanyak Jenis Makanan

Mengonsumsi aneka macam makanan dengan porsi kecil jauh lebih dianjurkan ketimbang hanya mengonsumsi sedikit jenis makanan dalam jumlah besar. Diet yang sehat tidak akan membuat Ibu kelaparan. Dengan teknik ini, Ibu tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi dengan tetap menjalankan diet yang tidak memicu konsumsi makanan secara berlebihan.

Konsumsi Makanan Rendah Kalori

Penyebab tubuh membengkak adalah asupan kalori yang cukup tinggi meski pada kasus Ibu hamil cenderung dipengaruhi oleh perkembangan hormon. Maka, sangat penting untuk memerhatikan asupan kalori jika memiliki keinginan untuk merampingkan tubuh pasca melahirkan. Salmon, tuna, sarden, telur, kacang-kacangan, yogurt dan gandum adalah contoh makanan rendah kalori yang kaya nutrisi. tips diet pasca melahirkan.

Baca Juga Artikel : Terganggu Oleh Strech Mark Pasca Melahirkan? Atasi dengan 4 Cara Ini!

Hindari Dehidrasi

Diet bukan alasan bagi Ibu untuk membiarkan tubuhnya mengalami dehidrasi. Asupan cairan setidaknya mencapai takaran 8 hingga 10 gelas per hari. Selain membantu proses pembuangan racun, cairan juga meningkatkan metabolisme yang efektif untuk mengatur berat badan.

Rutin Olahraga dan Mencukupi Waktu Istirahat

Aktivitas olahraga turut berperan dalam proses diet yang dijalani. Kegiatan ini perlu dilakukan secara rutin untuk membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh. Berolahraga secara rutin juga dapat meningkatkan kualitas tidur sehingga waktu istirahat dapat tercukupi dengan baik dan tips diet pasca melahirkan tidak sia sia.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain