Tanda Kehamilan Anak Perempuan

Tanda-tanda Kehamilan Anak Perempuan

            Pada masa kehamilan jenis kelamin sang janin begitu membuat penasaran Ibu dan keluarga. Namun tahukah? Ternyata ada loh tanda-tanda yang dapat mengindikasikan jenis kelamin sang janin yang berada di dalam kandungan. Memiliki anak perempuan tidak kalah membahagiakannya dengan memiliki anak lelaki. Apalagi jika Bunda memiliki hobi untuk mendadani, atau mematchingkan pakaian Bunda dan sang buah hati pastinya kehadirannya mereka semakin menyenangkan ya. Nah pada kali ini kita akan membahas tanda-tanda apa saja yang dirasakan jika seseorang telah mengandung anak perempuan.  Diantaranya ialah :

1.    Morning sickness

Berbeda jika mengandung anak laki-laki, kehamilan anak perempuan cenderung membuat ibu hamil sering mengalami morning sickness atau mual yang berlebih. Hal ini berkaitan dengan peningkatan kadar hormon dan gula darah yang menurun selama kehamilan, bukan berarti ibu yang hamil anak laki-laki sudah pasti nggak bakal mengalami morning sickness parah. Terlebih morning sickness juga dipengaruhi kondisi fisik masing-masing ibu.

2. Ngidam

Saat mengalami masa ngidam kehamilan anak perempuan, ibu yang sedang hamil lebih sering menginginkan makanan manis daripada makanan pedas atau asam.

baca juga : Pentingnya Mengajarkan Anak Dua Bahasa

3.    Posisi Perut

Bentuk dan posisi perut adalah tanda-tanda kehamilan lainnya yang bisa menjadi indikator jenis kelamin bayi yang dikandung. Perut yang cenderung menurun menandakan Anda hamil anak laki-laki. Sedangkan Jika Anda hamil anak perempuan, posisi perut akan terlihat lebih tinggi.

4.   Pertumbuhan rambut

Jika mengandung anak laki-laki membuat pertumbuhan rambut menjadi pesat, maka kehamilan anak perempuan akan membuat rambut jadi berkilau.

5. Ukuran payudara

Ukuran payudara yang bertambah dramatis atau yang sebelah kiri nampak lebih besar daripada payudara kanan.

Itulah beberapa tanda-tanda yang mengindikasi saat tengah mengandung anak perempuan, namun untuk memastikannya Anda bisa melakukan USG (Ultrasonografi) di usia kehamilan 20 minggu yang lebih akurat dibanding usia kehamilan 12 minggu. Atau ibu juga bisa melakukan NIPT (Non-Invasive Prenatal Test) yang memeriksa fragmen DNA bayi di aliran darah ibu. Tes ini dinilai akurat dan tidak membahayakan keadaan sang bayi.

Sumber : Merdeka.com, haibunda.com

Benarkah mendengar musik saat hamil dapat membuat janin lebih cerdas?

Benarkah mendengar musik saat hamil dapat membuat janin lebih cerdas?

        Saat hamil biasanya wanita akan mengalami emosi yang kurang stabil. Hal ini ternyata disebabkan oleh perubahan hormon dan tubuh yang terjadi saat hamil. Fluktuasi mood ibu hamil mirip dengan saat menjelang haid atau premenstrual syndrome (PMS).

        Banyak cara yang dilakukan para ibu ketika mengalami emosi yang meledak-ledak, salah satunya ialah dengan mendengarkan musik. Faktanya, hal itu dapat dijadikan solusi yang karena mendengarkan musik saat hamil dapat meminimalkan tingkat stres yang ibu rasakan, sehingga dapat memberikan lingkungan yang optimal untuk tempat bayi bertumbuh. Saat ibu rileks, tubuh ibu menghasilkan hormon serotonin dan endorfin, yaitu hormon yang membuat perasaan bahagia, hormon ini ditransfer ke bayi melalui plasenta. Mendengarkan musik dapat membuat ibu tenang, mengurangi hormon stres dan meningkatkan hormon bahagia, melemaskan otot-otot, serta membuat lingkungan yang nyaman bagi ibu dan bayi. Khususnya jenis musik klasik, karena musik ini mempunyai tempo dan struktur nada yang teratur sehingga mudah dicerna oleh otak bayi. Tempo dan stuktur nada ini juga membantu bayi agar menjadi lebih tenang dan akan memiliki emosi yang lebih stabil saat sudah dilahirkan.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Memakai Baju Ketat?

Dilansir dari Expectant Mothers Guide, Wilfried Gruhn, Profesor Emeritus dari Music Education University of Music di Freiburg, Jerman mengatakan bahwa musik merangsang pertumbuhan struktur otak dan menghubungkan banyak aktivasi daerah otak. Pembelajaran didasarkan pada perkembangan otak  di mana paling kuat terjadi pada tahun-tahun awal dan berlanjut selama kehidupan. Perkembangan otak pada dasarnya ditentukan oleh keturunan, tetapi strukturnya sendiri tergantung pada bagaimana individu menggunakannya. Semua pengalaman disimpan dalam otak dan mempengaruhi struktur sarafnya.

Jadi ternyata memang benar, bahwa musik dapat merangsang perkembangan awal otak, tetapi tidak menjamin anak akan cerdas. Sebenarnya belum ada penelitian yang secara ilmiah menjelaskan kaitan antara musik klasik dengan kecerdasan otak bayi. Tapi banyak penelitian yang menunjukkan kalau bayi yang mendengarkan musik klasik sejak dalam kandungan biasanya mempunyai sifat yang tenang.

Bagaimana Cara Mendengarkannya?

Mendengar musik selama hamil bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, musik didengarkan dengan speaker sehingga musik bisa dinikmati oleh ibu sekaligus janin dalam kandungan. Dan yang kedua adalah dengan memakai headset yang diletakkan di perut. Dengan cara ini, musik klasik bisa didengar lebih jelas oleh bayi dalam kandungan. Biasanya bayi akan merespon musik dengan membuat gerakan yang bisa dirasakan oleh ibu.

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

Pada Usia Kehamilan Berapa yang Tepat untuk Mendengarkan lagu?

Musik klasik bisa didengarkan ibu hamil sejak awal masa kehamilan hingga masa bayi akan dilahirkan. Meskipun begitu, terdapat masa emas dimana musik klasik bisa memberi efek yang lebih baik. Awal trimester kedua atau saat kehamilan memasuki usia 6 bulan adalah saat dimana telinga janin mulai berkembang.

Sumber         : Hellosehat.com,Mommyasia.id

          

Bolehkah Ibu Hamil Memakai Baju Ketat?

Bolehkah Ibu Hamil Memakai Baju Ketat?

Banyak orang percaya pakai baju ketat bisa membuat adik bayi dalam kandungan terhimpit, bahkan sampai keguguran, benarkah hal tersebut?

Faktanya belum pernah terjadi kasus seperti itu, namun beberapa risiko dapat dialami ibu hamil saat mengenakan baju ketat, berikut ulasannya :

  1. Memicu maag (heartburn)
    Hindari memakai baju yang terlalu ketat, terutama di daerah perut dan pinggang. Pasalnya, proses pencernaan ibu hamil lebih lambat dari orang-orang pada umumnya. Kalau makanan yang menumpuk di lambung dan belum selesai dicerna ditekan dari luar, asam lambung dan makanan tersebut bisa naik ke kerongkongan dan menyebabkan maag.
  2. Menghambat aliran darah
    Pada saat kehamilan, ibu dan bayi membutuhkan suplai darah yang lebih banyak dan lancar. Maka, volume darah dalam tubuh ibu hamil pun meningkat kira-kira hingga 50% dari orang biasa. Pakaian yang terlalu ketat bisa menghambat aliran darah tersebut. Jantung pun harus bekerja lebih keras lagi untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Belum lagi karena aliran darah tidak lancar, Anda mungkin jadi lebih sering kesemutan.
  3. Infeksi ragi vagina
    Hati-hati kalau Anda pakai legging, celana jins ketat, atau pakaian dalam yang sesak. Ibu hamil biasanya memproduksi cairan vagina lebih banyak. Area kewanitaan Anda pun jadi lebih lembap. Kalau tidak ada sirkulasi udara di area tersebut, bakteri dan ragi akan berkembang biak dengan pesat. Hal ini berisiko menyebabkan infeksi ragi vagina.
  4. Nyeri punggung, kaki, dan dada
    Jika selama ini Anda mengalami nyeri di bagian-bagian tubuh seperti punggung, kaki, dada, dan perut, mungkin karena Anda masih sering pakai baju ketat saat hamil. Baju yang ketat akan menghambat aliran darah dan menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada bagian-bagian tubuh tertentu.
Cara mengatasi sakit pinggang saat hamil

Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

Salah satu masalah yang sering dikeluhkan ibu hamil adalah sakit pinggang. Biasanya gejala sakit pinggang ini semakin terasa saat usia kehamilan memasuki trimester kedua. Ibu akan mengalami kesulitan berjalan, mengenakan pakaian, mengangkat barang bahkan ketika duduk pun pinggang masih nyeri.

Kondisi ini sebenarnya cukup normal, namun bisa sangat mengganggu. Untuk itu berikut beberapa cara atasi sakit pinggang :

Tingkatkan asupan air putih
Salah satu penyebab sakit pinggang yakni kurangnya konsumsi air putih. Umumnya seorang wanita hamil yang jarang minum dan gemar duduk lama berisiko lebih tinggi terserang sakit pinggang. Sebab air memegang peranan penting untuk menjaga kesehatan otot, sendi dan tulang. Oleh sebab itu, ibu hamil sangat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih sekitar 2 liter perharinya.

Perbanyak konsumsi makanan berkalsium
Cara mengatasi sakit pinggang saat hamil yang pertama yakni dengan memperbanyak konsumsi makanan berkalsium. sumber kalsium dapat bunda peroleh dari konsumsi susu, ikan sarden, kacang almond, tahu, ikan salmon, brokoli, kacang merah, biji wijen dan juga susu kedelai.

Salah satu masalah yang sering dikeluhkan ibu hamil adalah sakit pinggang. Biasanya gejala sakit pinggang ini semakin terasa saat usia kehamilan memasuki trimester kedua. Ibu akan mengalami kesulitan berjalan, mengenakan pakaian, mengangkat barang bahkan ketika duduk pun pinggang masih nyeri.

Kondisi ini sebenarnya cukup normal, namun bisa sangat mengganggu. Untuk itu berikut beberapa cara atasi sakit pinggang :

Tingkatkan asupan air putih
Salah satu penyebab sakit pinggang yakni kurangnya konsumsi air putih. Umumnya seorang wanita hamil yang jarang minum dan gemar duduk lama berisiko lebih tinggi terserang sakit pinggang. Sebab air memegang peranan penting untuk menjaga kesehatan otot, sendi dan tulang. Oleh sebab itu, ibu hamil sangat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih sekitar 2 liter perharinya.

Perbanyak konsumsi makanan berkalsium
Cara mengatasi sakit pinggang saat hamil yang pertama yakni dengan memperbanyak konsumsi makanan berkalsium. sumber kalsium dapat bunda peroleh dari konsumsi susu, ikan sarden, kacang almond, tahu, ikan salmon, brokoli, kacang merah, biji wijen dan juga susu kedelai.

Lakukan pemijatan
Cara sederhana berikutnya untuk mengatasi sakit pinggang saat hamil yakni dengan melakukan pemijatan. Anda bisa meminta bantuan suami, anak atau keluarga lain untuk memijat bagian belakang tubuh Anda, yaitu di seluruh area punggung dan pinggang. Metode ini bisa membantu menghilangkan rasa kaku di pinggang, merileksasi otot-otot dan menghilangkan rasa nyeri.

Olahraga
Dengan berolahraga wanita hamil bisa mengurangi risiko gangguan tulang dan sendi. Bahkan beberapa jenis olahraga ampuh menyembuhkan sakit pinggang. Misalnya saja senam yoga. Gerakan peregangan yang dilakukan saat yoga bisa membantu melancarkan aliran darah menuju pinggang, merileksasi otot- otot tubuh dan meredakan nyeri pinggang. Jangan lupa lakukan olahraga dengan didampingi pakarnya.

Menggunakan pakaian khusus hamil
Pemilihan pakaian juga mempengaruhi kondisi otot-otot pada pinggang. Sebaiknya gunakan pakaian kendor (seperti daster) atau pakaian khusus ibu hamil di saat masa-masa mengandung. Sebab penggunaan pakaian ketat dapat mengganggu proses pencernaan, menekuk perut dan membuat
pinggang terasa lebih sakit. Maka itu, hindari dulu keinginan untuk tampil fashionable selama kehamilan. Utamakan kesehatan Anda dan juga janin dalam kandungan. Gunakan saja pakaian yang menurut Anda nyaman.

Makan Nanas Buat Ibu Hamil

Makan Nanas Buat Ibu Hamil Bisa Keguguran?

Kehamilan adalah anugerah terbesar dan terindah bagi sebuah keluarga baik yang sudah mempunyai momongan maupun belum. Ada larangan dan tuntunan yang beberapa lakukan untuk menjaga kehamilannya.

Salah satu larangan yang sebagian besar diberlakukan untuk ibu hamil adalah konsumsi nanas, hal ini berlaku pada jumlah besar bahkan kecil. Disebutkan bahwa larangan ini diberlakukan agar bayi yang berada di dalam kandungan tidak mengalami keguguran. Namun benarkah hal tersebut?

Menurut beberapa pakar disebutkan bahwa nanas mengandung suatu enzim yang disebut dengan bromelain.

Bromelain sendiri adalah enzim yang mampu menghancurkan protein pada tubuh dan mampu menyebabkan pendarahan yang abnormal. Mengonsumsinya dapat memicu keguguran dan kelahiran yang lebih cepat.

Sayangnya, untuk mendapat kandungan bromelain setara satu tablet dibutuhkan 7-10 buah nanas dalam sekali makan.

Faktor lain yang bermanfaat bahkan diabaikan nyatanya kandungan bermanfaat dalam nanas, satu gelas nanas faktanya mengandung 79 mg vitamin C. Nutrisi yang dapat meningkatkan produksi kolagen dan mempercantik kulit, menguatkan tulang, kartilago dan tendon serta Sumber nutrisi lain yang juga dibutuhkan ibu hamil seperti asam folat (membantu mencegah bayi cacat lahir), zat besi (nutrisi yang dibutuhkan dalam memproduksi darah), magnesium, mangan dan vitamin B- 6.

Memang ada beberapa orang yang intoleran pada nanas dan alergi jika mengonsumsinya walau dengan jumlah sedikit. Maka ada baik bunda dapat berkonsultasi dengan pakarnya.

Bayi Kembar

Inilah Faktor Bunda Hamil Bayi Kembar

Assalamualaikum Bunda, berbicara tentang bayi kembar mungkin beberapa pasangan banyak yang mendambakan kehadiran seperti ini. Nah untuk itu coba simak sebentar apa saja faktor hamil bayi kembar di bawah ini.

Membayangkan hari-hari diisi dengan celotehan dan kelucuan dua anak yang lucu dan sehat rasanya sudah membuat bahagia hati.

Kembar sendiri tidak selalu identik ya Bun, ada kelahiran tidak identik (fraternal) dimana hal ini menjadi peluang bagi setiap ibu hamil. Sebelum mendambakannya yuk kita liat faktor apa aja sih yang memungkinkan bunda mengandung anak kembar?, berikut ulasannya :

  1. Metode bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF)
  2. Etnis juga menjadi salah satu faktor bayi kembar tak identik.
  3. Apabila calon ibu punya garis keturunan ibu atau nenek yang punya kembaran tidak identik, peluang perempuan tersebut untuk hamil kembar tidak identik menjadi lebih besar
  4. Disebutkan bahwa Wanita yang lebih tua cenderung punya kemungkinan lebih besar untuk dapat bayi kembar lho, namun, ada risiko yang mengintai kehamilan pada usia tua, seperti hipertensi.
  5. perempuan yang sebelumnya telah punya anak lebih dari satu memiliki peluang yang lebih besar untuk punya anak kembar di kehamilan berikutnya.

Semoga bermanfaat!

ibu hamil

6 Hal Penting Yang Wajib Dihindari Ibu Hamil

Sebagai wanita, tentu hamil adalah salah satu penyempurna diri pasca pernikahan. Kehamilan akan sangat ditunggu oleh seluruh keluarga besar, baik yang telah membina rumah tangga bertahun-tahun atau baru sebulan.

Namun, saat hamil sayangnya banyak ibu tidak menyadari ada faktor-faktor kecil yang sering kita abaikan dan itu membahayakan bagi si jabang bayi ataupun sang ibu.

Untuk itu aqiqah saung domba akan mengulas 6 hal penting  yang dapat dhindari oleh ibu hamil demi menjaga kesehatan diri dan janin.

1. Stress berlebihan

Dalam menjalani hidup sehari-hari pasti kita mendapatkan masalah silih berganti. Namun, jangan sampai hal tersebut membuat bunda jadi stress ya, karena stress dan pikiran negatif akan memicu resiko keguguran.  Hindari stress dan lakukan hal yang menyenangkan selama hamil.

2. Sepatu hak tinggi

Beberapa survey menyatakan bahwa kepercayaan diri dan aura wanita akan terpancar saat ditunjang dengan sepatu hak tinggi atau high heels. Untuk para bunda yang tengah hamil, kita istirah sejenak yuk dari sepatu hak tinggi. karena pemakaiannya akan membuat otot pinggal semakin tegang, sehingga ibu hamil tidak nyaman dan cepat lelah.

3. Mandi air hangat

Rasanya memang nikmat mandi dengan air hangat saat diri dilanda rasa lelah. Namun, mandi air hangat maupun uap (sauna ) tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Hawa panas berlebihan dapat meningkatkan resiko kerusakan otak janin dan cacat lahir.

4. Olahraga berat

Olahraga memang membuat tubuh menjadi sehat dan bugar. Tetapi ada baiknya jika saat hamil bunda ingin tetap berolahraga ubah pola atau jenis olahraga yang akan dilakukan. Olahraga berat atau mengangkat beban berat  tidak dianjurkan saat hamil, selain beresiko hal ini akan membuat bunda cepat lelah.

5. Obat sembarangan

Mungkin hal ini sering bunda  dengar dari orang-orang bahwa penggunaan obat secara sembarangantidak baik. Faktanya hal itu dibenarkan karena obat tersebut bisa saja berpengaruh pada janin. Ada  baiknya sebelum bunda mengkonsumsi obat konsultasikan dengan dokter ya.

6. Aktivitas beresiko

Beberapa di antaranya termasuk permainan yang cukup menyenangkan nih Bun, salah satunya permaina roller coaster atau wahana menegangkan lainnya, naik sepeda motor terlalu serin dan  scuba diving atau menyelam juga masuk kategori beresiko serta masih banyak lagi. Kenapa hal tersebut perlu dihindari? Tentu untuk mengurangi resiko berbahaya pada janin dalam kandungan.

Meski beberapa aktivitas terlihat biasa dan tak berpengaruh nyatanya hal tesebut dapat berpengaruh pada janin. Jadi, tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas ya para Bunda cantik, semoga bermanfaat !