5 Olahraga yang Aman bagi Ibu Hamil

5 Olahraga yang Aman bagi Ibu Hamil

Setelah dua jenis olahraga yang tadi udah dibahas, sekarang kita akan membahas olahraga lainnya yang juga sangat baik dilakukan saat Bunda sedang mengandung. Simak yuk….

  • Senam Jongkok

Rasa sakit panggul yang seringkali dirasakan oleh Bunda yang telah hamil. Dapat dikurangi dengan melakukan olahraga ini lho! Gerakan olahraga senam jongkok ini dinilai sangat bermanfaat untuk memperkuat otot di sekitar area panggul dan paha. Bunda bisa mengulangi gerakan senam jongkok ini beberapa kali sehari. Tapi jangan terlalu memaksakan diri ya

  • Yoga

Selanjutnya Bunda bisa mencoba untuk melakukan gerakan senam yoga. Ada dua jenis yoga yang bisa Bunda lakukan, yaitu yoga kupu-kupu dan juga yoga ball

Gerakan yoga kupu-kupu dinilai sangat berguna untuk melatih kekuatan otot paha selain itu juga dapat mengurangi risiko sakit punggung. Sedangkan gerakan yoga ball sangat berguna untuk menjaga keseimbangan tubuh serta dapat menguatkan otot perut.

baca juga : Ingin Menghadiri Baby Shower? Kamu Bisa Bawa Bingkisan Ini Lho!

  • Jalan Kaki

Diantara keempat olahraga diatas, jalan kaki menjadi olahraga yang paling mudah untuk dilakukan. Tapi gak bisa dianggap remeh ya Bun, meskipun mudah dilakukan olahraga ini berguna untuk melancarkan peredaran darah. Rutin melakukan jalan kaki saat hamil dapat menguatkan otot paha, betis, hingga otot-otot pinggul. Hal Ini akan sangat baik untuk memudahkan proses persalinan.

Nah, berikut inilah kelima jenis olahraga yang dinilai aman dan baik untuk dilakukan oleh para Bunda yang sedang mengandung. Namun agar lebih memastikan keamanan dari gerakan beberapa gerakan hamil ini Bunda bisa melakukan konsultasi terlebih dulu lho ke ahlinya. Hal ini untuk menjamin keamanan untuk Bunda dan sang buah hati. Selamat mencoba ya Bun…….

Sumber : https://id.theasianparent.com , dll.

Penyebab Sakit Punggung Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Penyebab Sakit Punggung Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Nah penasaran kan Bun dengan cara-cara apalagi yang bisa mengurangi rasa sakit punggung? yuk langsung dibaca cara-cara dibawah ini

c. Kompres Menggunakan Air Dingin atau Panas

Menempelkan air hangat pada bagian punggung dinilai dapat mengurangi rasa nyeri pada punggung. Kalo suhu hangat tidak dapat meredakan rasa nyeri Bunda bisa menggantinya dengan air dingin.

d. Prenatal Massage

Bunda dapat mencari informasi untuk mendapatkan tempat pijat khusus bagi Bunda yang sedang hamil. Atau meminta suami tercinta untuk memijatkan secara perlahan pada bagian punggung.

baca juga : Tips Memijat Anak yang Baik dan Benar

e. Hubungi Dokter

Kemudian pilihan terakhir jika cara-cara diatas kurang ampuh untuk mengatasi sakit pada bagian punggung. Bunda dapat segera mengkonsultasikan ke dokter, hal ini untuk menambah keamanan bayi yang ada dalam kandungan Bunda. Apalagi jika disertai dengan rasa sakit yang terus menerus hingga 2 minggu, disertai demam, pendarahan vagina, dan adanya sensasi terbakar saat BAK dan mati rasa pada bagian kaki. 

Nah bagaimana Bun??? Mudah dan bisa diaplikasikan di rumah kan…….

sumber : www.alodokter.com

Boleh atau Tidak? Mengecat Rambut Saat Hamil

Boleh atau Tidak? Mengecat Rambut Saat Hamil

Tampil cantik saat hamil memang tetap diperlukan ya, bahkan banyak wanita sekarang yang memutuskan untuk mengecat warna rambutnya agar terlihat lebih menarik. Loh kira-kira aman gak ya? Menurut American Pregnancy Association, sebagian besar penelitian menunjukkan bahan kimia yang ada di pewarna rambut semi permanen dan permanen enggak beracun dan aman untuk digunakan selama kehamilan.    

Namun, beberapa saran berikut sebaiknya diikuti jika Anda ingin mewarna rambut saat hamil.

1.    Gunakan Cat Berbahan Alami atau Rendah Amoniak

Sebaiknya bila Anda ingin mewarnai rambut saat hamil, gunakan cat rambut yang rendah amoniak.  Atau pilihlah yang berbahan alami seperti Henna, yaitu cat rambut dari tumbuh-tumbuhan.

2.    Sarung Tangan dan Ventilasi Udara

Gunakan sarung tangan untuk menghindari kontak langsung dengan bahan kimia pewarna rambut. Bukalah jendela selagi mengecat rambut agar sirkulasi udara lebih baik. Bau cat pewarna rambut yang keras dapat menambah rasa mual atau pusing pada ibu hamil.

baca juga : tips mengatasi bayi cegukan

3.    Hindari Kontak dengan Kulit Kepala

Highlight rambut lebih disarankan dibandingkan dengan mewarnai seluruh rambut saat hamil. Hal ini karena area yang terpapar pewarna lebih sedikit dan berada  1-2 cm di atas kulit kepala. Dengan demikian, kontak langsung dengan kulit kepala selama proses pengecatan dapat dihindari.

Namun, jika Anda masih ragu untuk menggunakan pewarna rambut pada masa kehamilan. Mungkin bisa berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter, namun beberapa dokter merekomendasikan untuk menunggu setidaknya sampai trimester kedua atau ketiga, bahkan setelah kehamilan

sumber : www.theasianparent.id

www.haibunda.com

https://www.haibunda.com/kehamilan/20190401161542-49-37079/boleh-atau-tidak-mengecat-rambut-saat-hamil-seperti-nikita-mirzani