Mengajarkan Anak Dua Bahasa

Pentingnya Mengajarkan Anak Dua Bahasa

Biasanya seorang anak hanya akan diajarkan bahasa Ibu atau Ayahnya. Namun tahukah? Ternyata mengajarkan sang anak dua bahasa itu penting juga loh. Didukung dalam sebuah tulisan berjudul “Bilingualism and the Development of Executive Function: The Role of Attention” oleh Ellen Bialystok seorang psikolog dan profesor asal Kanada, ia mengatakan bahwa terdapat sejumlah bukti substansial jika lingkungan bahasa yang dialami oleh anak mempengaruhi kualitas sistem kognitif yang mereka kembangkan.

Istilah bingualisme yaitu, berkenaan pada penggunaan dua bahasa atau kode bahasa (Chaer, 2010:84). Untuk dapat menggunakan kedua bahasa tersebut tentunya seseorang harus menguasainya dengan baik.

“Lalu, pada usia berapakah yang tepat seorang anak diajarkan dua bahasa?”

Menurut berbagai penelitian, semakin dini mengajarkan anak bahasa kedua, semakin baik. Semakin dini anak diperkenalkan dengan bahasa baru artinya semakin banyak waktu yang tersedia bagi anak untuk belajar bahasa, dibandingkan dengan anak yang baru belajar bahasa di usianya yang kesekian. Masa di mana anak belum sekolah, terutama di usianya yang ke-3 tahun, merupakan masa di mana dasar-dasar untuk berpikir, bahasa, berperilaku, bersikap, bakat, dan karakteristik lainnya sedang berkembang dengan pesat, seperti kata Ronald Kotulak, penulis buku “Inside the Brain”, yang dilansir dari Early Childhood News.

Sehingga, usia anak yang ketiga tahun merupakan awal yang baik untuk anak untuk belajar bahasa. Pada usia 3 tahun, anak sudah mulai fasih menggunakan bahasa ibu, dan pada usia ini juga anak sudah mulai siap untuk belajar bahasa baru, sehingga anak tidak kesulitan untuk membedakan mana bahasa ibunya dan mana bahasa keduanya.

Manfaat belajar dua bahasa

Menguasai dua bahasa membuat anak berpikiran lebih terbuka dan sensitif pada orang lain. Dengan menjadi bilingual, anak memiliki kesadaran tentang sudut pandang orang lain. Sejak usia dini anak menyadari kalau orang memiliki perspektif yang berbeda. Penelitian lain menyatakan anak bilingual memiliki kemampuan mendengar lebih kuat. Pada lingkungan yang bising, anak bilingual lebih baik dalam mendeteksi suara yang berbeda. Dibanding anak yang menggunakan satu bahasa, anak bilingual memiliki fokus perhatian lebih besar, resisten terhadap distraksi, dan responsif. Tumbuh sebagai anak bilingual juga berarti memahami dua budaya yang berbeda, manfaatnya, anak memiliki jaringan sosial lebih luas dan menyadari adanya perbedaan budaya.

Cara-cara untuk mengajarkan anak dua bahasa:

  • Menggunakan gambar. Anda dapat menunjukkan gambar sambil mengucapkan apa yang ada dalam gambar tersebut dengan menggunakan bahasa kedua.
  • Belajar menggunakan musik dan irama. Lirik yang dikombinasikan dengan musik membuat anak lebih mudah untuk belajar karena anak lebih mudah untuk mengingatnya.
  • Belajar dengan menggunakan gerakan tubuh. Ajak anak untuk menggunakan tubuh dan pikirannya secara bersamaan. Ini dapat membantu anak untuk mengingat.
  • Bermain sambil belajar. Anda dapat melakukan berbagai hal menyenangkan dengan anak Anda sambil mengajaknya berbicara dengan bahasa kedua.
  • Mengajarkan anak dengan santai. Jangan memarahi anak ketika ia tidak dapat mengikuti Anda. Membuat anak stres saat belajar dapat mengurungkan niat anak untuk belajar.

Wah ternyata banyak sekali ya manfaatnya. Lalu bagaimana apakah Anda berminat untuk mengajarkan sang anak mempelajari dua bahasa? Atau sudah menerapkannya di rumah?

Benarkah mendengar musik saat hamil dapat membuat janin lebih cerdas?

Benarkah mendengar musik saat hamil dapat membuat janin lebih cerdas?

        Saat hamil biasanya wanita akan mengalami emosi yang kurang stabil. Hal ini ternyata disebabkan oleh perubahan hormon dan tubuh yang terjadi saat hamil. Fluktuasi mood ibu hamil mirip dengan saat menjelang haid atau premenstrual syndrome (PMS).

        Banyak cara yang dilakukan para ibu ketika mengalami emosi yang meledak-ledak, salah satunya ialah dengan mendengarkan musik. Faktanya, hal itu dapat dijadikan solusi yang karena mendengarkan musik saat hamil dapat meminimalkan tingkat stres yang ibu rasakan, sehingga dapat memberikan lingkungan yang optimal untuk tempat bayi bertumbuh. Saat ibu rileks, tubuh ibu menghasilkan hormon serotonin dan endorfin, yaitu hormon yang membuat perasaan bahagia, hormon ini ditransfer ke bayi melalui plasenta. Mendengarkan musik dapat membuat ibu tenang, mengurangi hormon stres dan meningkatkan hormon bahagia, melemaskan otot-otot, serta membuat lingkungan yang nyaman bagi ibu dan bayi. Khususnya jenis musik klasik, karena musik ini mempunyai tempo dan struktur nada yang teratur sehingga mudah dicerna oleh otak bayi. Tempo dan stuktur nada ini juga membantu bayi agar menjadi lebih tenang dan akan memiliki emosi yang lebih stabil saat sudah dilahirkan.

Baca juga: Bolehkah Ibu Hamil Memakai Baju Ketat?

Dilansir dari Expectant Mothers Guide, Wilfried Gruhn, Profesor Emeritus dari Music Education University of Music di Freiburg, Jerman mengatakan bahwa musik merangsang pertumbuhan struktur otak dan menghubungkan banyak aktivasi daerah otak. Pembelajaran didasarkan pada perkembangan otak  di mana paling kuat terjadi pada tahun-tahun awal dan berlanjut selama kehidupan. Perkembangan otak pada dasarnya ditentukan oleh keturunan, tetapi strukturnya sendiri tergantung pada bagaimana individu menggunakannya. Semua pengalaman disimpan dalam otak dan mempengaruhi struktur sarafnya.

Jadi ternyata memang benar, bahwa musik dapat merangsang perkembangan awal otak, tetapi tidak menjamin anak akan cerdas. Sebenarnya belum ada penelitian yang secara ilmiah menjelaskan kaitan antara musik klasik dengan kecerdasan otak bayi. Tapi banyak penelitian yang menunjukkan kalau bayi yang mendengarkan musik klasik sejak dalam kandungan biasanya mempunyai sifat yang tenang.

Bagaimana Cara Mendengarkannya?

Mendengar musik selama hamil bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, musik didengarkan dengan speaker sehingga musik bisa dinikmati oleh ibu sekaligus janin dalam kandungan. Dan yang kedua adalah dengan memakai headset yang diletakkan di perut. Dengan cara ini, musik klasik bisa didengar lebih jelas oleh bayi dalam kandungan. Biasanya bayi akan merespon musik dengan membuat gerakan yang bisa dirasakan oleh ibu.

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

Pada Usia Kehamilan Berapa yang Tepat untuk Mendengarkan lagu?

Musik klasik bisa didengarkan ibu hamil sejak awal masa kehamilan hingga masa bayi akan dilahirkan. Meskipun begitu, terdapat masa emas dimana musik klasik bisa memberi efek yang lebih baik. Awal trimester kedua atau saat kehamilan memasuki usia 6 bulan adalah saat dimana telinga janin mulai berkembang.

Sumber         : Hellosehat.com,Mommyasia.id

          

Alasan Orang Tua Meminta Maaf

Alasan Orang Tua Meminta Maaf ke Anak

Assalamualaikum Bunda, saat anak salah tentu kita ingin mereka mengakui kesalahannya dan bahkan mengucapkan maaf sebelum diminta.

Lalu bagaimana dengan kita? Perlukah kita meminta maaf? Jika perlu apa alasannya?

Faktanya banyak pelajaran yang dapat dipetik dari anak maupun orang tua saat orang tua hendak minta maaf terlebih dahulu.

Berikut alasannya:

Bukan Bentuk Menyerah
Meminta maaf dengan nada suara yang tegas akan menunjukkan jika Anda bukanlah orang tua yang nantinya akan mudah luluh dengan sikap anak.

Ketegasan tetap perlu ditegakkan. Tak perlu bersikap terlalu lembut dalam meminta maaf ke anak, karena dengan nada suara yang biasa pun mereka akan tahu siapa yang berkuasa di rumah. Selama kata ‘maaf’ dilontarkan, maka hal ini sudah menjadi bentuk pendidikan orang tua kepada anak.

Merupakan Contoh yang Baik
Mengubah perilaku dengan cara meminta maaf terlebih dahulu menjadi contoh baik untuk mengajarkan mereka dalam bersikap. Meskipun sulit mengakui kesalahan, namun hal ini merupakan langkah yang paling tepat untuk menunjukkan sebuah karakter diri dan bukan sebuah kelemahan.

Menjadi Cara Mendidik Anak
Jika Anda merasa telah berbuat salah karena sudah memarahinya, maka minta maaflah untuk menunjukkan jika Anda juga peduli terhadap perasaan anak. Tak perlu gengsi, karena meminta maaf bisa memperkuat jalinan kasih antar orang tua dan anak.

Bentuk Saling Menghargai
Mulai akui kesalahan Anda jika memang berbuat salah, agar anak bisa belajar memaafkan. Tindakan ini akan mengajarkan mereka sebuah tanda kasih sayang dan sikap menghargai antar sesama.

Meminta Maaf akan Membuat Diri Lebih Baik
Bagi orang tua yang pernah memarahi anaknya, tentu menyimpan perasaan ‘bersalah’ atas sikapnya mereka kepada sang anak. Meminta maaf merupakan cara untuk melegakan pikiran dan perasaan bersalah. Sikap ini akan lebih memfokuskan diri Anda dalam mendidik anak ketimbang mementingkan ego sendiri.

Semoga bermanfaat!

Sumber : https://www.haibunda.com/

Disleksia pada anak

Mengenal Disleksia Pada Anak

Mendengar kata disleksia umumnya orang tua langsung menyimpulkan bahwa anak yang mengidap disleksia adalah anak yang tidak bisa membaca. Faktanya terlalu banyak salah kaprah dan pemahaman bahwa disleksi adalah sebuah kekurangan yang tidak bisa teratasi.

Pada umumnya disleksia tidak memengaruhi dan dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan seseorang. Penyebab dari disleksia itu sendiri belum diketahui pasti. Namun beberapa pakar menduga bahwa faktor gen dan keturunan berperan besar di balik terjadinya gangguan belajar ini, di mana gen-gen yang diturunkan tersebut akan berpengaruh terhadap bagian otak yang berfungsi untuk pengaturan bahasa.

Disleksia merupakan kondisi yang akan diderita seumur hidup dan masih belum ditemukan penyembuhannya hingga sekarang. Namun, sebagian besar anak-anak dengan disleksia mampu belajar dan lulus dengan baik di sekolah dengan bantuan program belajar khusus. Selain itu, dukungan moral dan emosional juga memainkan peran penting dalam menentukan keberhasilan belajar anak-anak dengan disleksia.

Hal tersebut tentu menjadi penjelasan tersendiri walaupun penyandang disleksia belum bisa disembuhkan namun, disleksia dapat diatasi dengan upaya tertentu agar orang tersebut dapat hidup layaknya orang pada umumnya tanpa harus diliputi rasa tidak percaya diri yang berlebihan.

Gejalanya yang terkadang tidak disadari sering  baru terlihat ketika anak dewasa.

Gejala pada anak disleksia pun berbeda-beda. Ada sejumlah gen keturunan yang dianggap dapat memengaruhi perkembangan otak yang mengendalikan fonologi, yaitu kemampuan dan ketelitian dalam memahami suara atau bahasa lisan. Misalnya, membedakan kata “paku” dengan kata “palu”.

Semakin dewasa anak akan mulai dituntut dapat membaca, pada anak disleksia beberapa akan sulit membedakan huruf ‘b’ dengan ‘d’ atau hurup ‘p’ dengan ‘q’.  Suku kata sederhana juga dapat membuatnya bingung, seperti ‘ubi’ dan ‘ibu’.

Untuk penangannya ada baiknya bunda berkonsultasi pada dokter atau pakar ahli. Penanganan disleksia pun  membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Karena itu, keluarga serta penderita dianjurkan untuk bersabar menjalaninya. Dukungan serta bantuan dari anggota keluarga serta teman dekat akan sangat membantu.

Jadi , bunda tidak perlu sedih mendapatkan anugrah anak yang mengidap disleksia Beberapa tokoh terkenal seperti Albert Einstein, Thomas Alva Edison, dan Leonardo Da Vinci adalah pengidap disleksia.

Film yang mengangkat kehebatan anak pengidap disleksia pun telah banyak diangkat, hal tersebut tentu membuktikan bahwa mereka tidak bisa dianggap sebelah mata. Salah satu film yang dinspirasi dari anak disleksia adalah ‘Taare Zameen Par’ film yang dimainkan oleh Aamir khan juga mendapat rating yang baik saat perilisannya karena sangat menginspirasi

Sumber : wikipedia.com

Alllodokter.com

Hellosehat.com

Makanan ibu hamil

Makanan Yang Wajib Dihindari Bagi Ibu Hamil

Bunda, saat hamil kondisi tubuh kita tentu  lebih rentan dan sensitif. Hal ini karena ada kesehatan dua nyawa yang perlu diperhatikan. Saat ngidam pun beberapa ibu ada yang menginginkan makanan yang tidak biasa ia konsumsi dan tidak tahu kandungan dalam makanan tersebut baik atau buruk untuk gizinya dan buah hati .

Maka dari itu yuk sekarang saatnya mengetahui makanan apa saja yang wajib dihindari. Sebelum salah satu darinya jadi menu idaman kita dikala hamil.

1. Daging mentah atau setengah masak

Makanan jenis ini biasanya banyak peminatnya, seperti sushi, seafood, daging sapi setengah matangatau produk unggas yang tidak dimasak dengan sempurna karena risiko kontaminasi seperti bakteri coliform, toksoplasma dan salmonella.

2. Ikan berpolutan

Ikan mengandung polutan industri dalam jumlah yang tinggi (disebut polychlorinated Biphenyls atau PBCs) di jaringan lemaknya seperti bluefish dan striped bass serta ikan tawar seperti salmon,  trout dari sungai atau dan tercemar. Mengonsumsi dalam jumlah besar PCBs oleh perempuan hamil dikaitkan dengan penurunan perhatian, memori serta IQ pada bayi

3. Konsumsi Hati Terlalu banyak

Kenapa hal ini tidak baik. Karena hati binatang mengandung vitamin Adalam jumlah tinggi. meski vitamin A baik untuk tubuh tetapi perempuan yang mengonsumsi vitamin A terlalu banyak dikhawatirkan akan meningkatkan kejadian cacat pada bayi.

4. Kelebihan MSG

MSG atau monosodium glutamate biasanya digunakan sebagai penyedap rasa. Untuk pemakaian umu saja sebisa mungkin dikurangi. Apalagi untuk ibu yang sedang hamil, kandungan yang biasa terkandung di dalam makanan instan ini dapat berdampak kelainan pada janin.

5. Sayuran berdaun hijau, rapi dan cantik dipandang

Ada baiknya untuk teliti saat mengonsumsi sayuran seperti ini. Kenapa? Karena sayuan yang baik dan sehat biasanya terdapat beberapa yang nampak bolong karna telah dimakan ulat. Sayur yang cantik biasanya terlalu banyak kandungan pestisida yang tidak baik untuk tubuh sehingga ulat saja tidak minat untuk mencicipinya .

Berikut adalah beberapa makanan yang wajib diteliti dan diperhatikan asupannya. Jika bunda memilki tambahan daftar atau ada yang kurang bisa dimuat dalam kolom komentar ya, semoga bermanfaat !

Sumber : five in one the series of pregnancy ; wikipedia.com

#parenting #kehamilan #gizi hamil #hamilanakpertama #proseskehamilan #makanansehat #ibudananak #makananibuhamil  #gizibayi #ibucerdas #masakehamilan #kebutuhangizihamil #cintaanak #proseskehamilan #aqiqahsaungdomba #saungdombainternational

ini-dampak-gizi-buruk-pada-masa-kehamilan

Cara Tepat Mendeteksi Ibu Hamil Yang Kekurangan Asupan Gizi

Assalamualaikum bunda, bagaimana kondisi kehamilannya saat ini? Semoga selalu sehat dan diberi kelancaran ya saat proses persalinan. Amiin

Bunda, pada masa kehamilan tentu gizi yang paling utama tak hanya untuk menjamin kesehat bunda. Gizi yang  baik juga sangat berpengarung pada janin yang dikandung. Umumnya penambahan berat pada tubuh ibu hamil di tiga bulan pertama sekitar 1 kg. Berat badan ukuran ibu hamil pun punya standarnya tersendiri, apabila saat pemeriksaan kehamilan berat badan bunda dibawah standar yang telah ditetapkan, tandanya bunda telah mengalami kekurangan gizi.

Untuk itu, yuk mengetahui sejak dini gizi yang telah Bunda peroleh lewat cara kasat mata

    1. Ciri umum yang paling utama bunda akan terlihat lesu, mudah letih, tidak bersemangat, bersikap apatis, kurang perhatian, mudah tersinggung, tidak refleks, sering pusing, kurang tenaga dan mudahmengantuk.
    2. Postur tubuh tidak proposional, bahu menurun, dada cekung dan kelihatan bungkuk.
    3. Tidak memiliki selera makan, pencernaan kurang baik, dan sembelit.
    4. Detak jantung tidak normal, kadang lemah dan kadang kuat.
    5. Rambut tampak berserabut, tidak mengkilat, mudah rontok dan kasar. 
    6. Kulit kasar, kering, pucat, dan timbul bintik-bintik kemerahan.
    7. Warna muka dan leher keabu-abuan, bersisik dan sembab.serta kelenjar leher yang membengkak.
    8. Pada area bawah mata tampak kehitaman dan pipi keluar sisik disekitar hidung dan mulut.
    9. Mulut kelihatan bengkak dan kotor serta bagian dalamnya berbau kurang sedap.
    10. Gusi sering berdarah tanpa sebab atau memerah di bagian tepinya serta sering radang dan mengerut.
    11. Lidah berwarna merah tua, tampak bengkak dan membesar atau mengecil. Tak hanya lidah yang berdampak kurang baik, pada gigi akan ditemukan banyak lubang dan ompong posisi warnanya pun tidak beraturan.
    12. Pada bagian dalam selaput mata akan terlihat lebih pucat, kering dan tidak merah, terdapat tanda-tanda infeksi, di sudut mata kelihatan  merah, selaput luar mata kering, keruh dan lunak.
    13. Hal kecil seperti kuku pun akan berwarna pucatkering, rapuh dan tidak mengkilat serta tungkai dan kaki bengkak,nyeroi betis, dan merasa lemas.

Seperi yang disebutkan di awal bahwa tanda yang paling terlihat adalah penurunan berat badan pada Bunda. Ada baiknya jika telah mengetahui beberapa tanda yang janggal atau tidak umu baiknya diperiksa pada yang ahil dan tidak stress agar kekurang gizi bunda bisa teratasi seiring berjalannya waktu kehamilan sang buah hati . semoga bermanfaat !

(diolah dari berbagai sumber )

#parenting #kehamilan #gizi hamil #hamilanakpertama #proseskehamilan #ibudananak #giziibu #gizijanin #gizibaik #gizicukup #gizibayi #ibucerdas #masakehamilan #kebutuhangizihamil #cintaanak #proseskehamilan #aqiqahsaungdomba #saungdombainternational

tips memilih bra

Tips Memilih Bra yang Aman dan Tepat untuk Ibu

Aman belum tentu nyaman, nyaman pun belum tentu aman. Inilah kegalauan yang biasa melanda para ibu saat mengadung sang buah hati. Seiring perubahan tubuh yang  semakin besar pusat perhatian pasti semakin tertuju pada si jabang bayi. Hal ini tentunya jangan sampai membuat bunda sedikit lengah memperhatikan diri sendiri sendiri ya.

Untuk itu, kali ini aqiqah Saung Domba akan berbagi tips memilih bra yang mana dan nyaman untuk bunda.

    1. saat hamil yang pertama pilihlah bra dengan memperhatikan bahan dasar yang digunakan. Ibu hamil sebaiknya memilih bra yang menggunakan bahan dasar katun sehingga tidak akan menimbulkan panas dan bisa menyerap keringat.
    2. Pilihlah bra yang elastis sehingga lebih nyaman untuk digunakan. Jangan menggunakan bra yang memiliki kawat pada bagian sisi-sisinya.
    3. Gunakan bra yang memiliki tali penyangga cukup lebar. Hal ini berguna untuk mencegah kulit supaya tidak lecet.
    4. Walau adayang bilang brand tidak menjadi masalah akan tetapi fungsi yangdiutamakan. Faktanya banyak brand bra yang berbeda-beda fungsinya. Maka, pilihlah bra dengan brand yang melingkar pada bagian bawah payudara Bunda. Dengan begitu payudara akan tersangga secara benar.
    5. Gunakanlah bra yang sedikit longgar sehingga akan memberikan kenyamanan dan tidak akan membuat Bunda sesak.
    6. Pastikan bra yang  Bunda pilih memiliki tali pengait lebih dari satu sehingga lebih mudah untuk si setel dan di sesuaikan dengan ukuran payudara.
    7. Hindari menggunakan bra yang mempunyai lipatan jahitan pada bagian tepi atau bagain dalam karena bisa mengakibatkan puting tertekan sehingga iritasi.
    8. Belilah bra sesuai dengan kebutuhan. Jangan membeli bra dengan ukuran yang besar secara berlebihan.
    9. Untuk payudara Bunda yang memiliki ukuran cukup besar, maka gunakan bra yang sangat tipis untuk digunakan ketika tidur malam. Dengan demikian payudara akan tersangga secara baik.
    10. Pastikan kain bra yang  Bunda pilih tidak terlalu tebal supaya lebih nyaman pada waktu digunakan.

Sedikit tips tambahan, untuk mendapatkan ukuran brand yang tepat,  bunda dapat menambahkan 5 pada ukuran bra. Contohnya ketika lingkaran pada rongga dada 29” dan Bunda dapat menambahkan 5, maka ukuran brand menjadi 34”. Jika hasil dari penghitungan tersebut ganjil, contohnya 33” maka ukuran brand anda ialah 32” atau 34”. Dengan catatan 1” sama dengan 2,5 cm. Kemudian perhatikan juga cup size bra ya Bun. Ukurlah lingkaran pada dada. Perbedaan dari pengukuran cup size ini dengan brand size yaitu setiap ukuran berbeda 1” maka itu sama dengan berbeda 1 cup size. Misalnya jika ukuran brand 34” dan ukuran pada lingkaran dada sebesar 35” maka Bunda dapat menggunakan cup size A. Jika perbedaannya 2” berarti menggunakan cup size B. Begitu pula dengan seterusnya. Semoga bermanfaat dan sehat selalu!

Sumber : Bidanku.com

teknik-tepat-mendidik-anak

Ibu, Saatnya Menjadi Madrasah Pertama

Ibu adalah madrasah pertama dan utama di sebuah wilayah bernama rumah, perannya yang sangat penting bagi pertumbuhan karakter, pola pikir dan segala tindak-tanduk anak membuatnya amat spesial.

Ke’spesialan’  tersebut tak terlepas  dari tanggung jawab yang amat besar bersandar di pundak. Yang nantinya mengantar anak-anaknya menjadi sukses dan berakhlak mulia dimasa dewasa.

Salah satunya adalah Nyai Solichah Wahid, sosok dibalik kesuksesan dan populernya KH Abdurrahman Wahid (gus dur) yang tak lain adalah presiden Republik Indonesia yang ke-4.  Bukan hal instan ia dapat memperolah apa yang ia miliki. Ada 4 faktor penting yang mendasari pola asuhnya kepada anaknya hal tersebut tercurah dalam bunya yang berjudul “ibuku insiprasiku”.

1. Menjadi Figur yang Baik di Mata Anak-Anak

Seorang ibu harus menjadi figur yang baik di mata anak-anaknya, sosok yang harus selalu memberikan yang te harus rbaik dengan cara selalu menemani dan menjadi tempat bersandar bagi anak-anaknya untuk mencurahkan isi hati dan pikirannya. Kedekatan emosional antara ibu dan anak inilah yang harus dibangun agar dapat menghantarkan anak-ananya menuju gerbang kesuksesan.

2. Menanamkan Sikap Mandiri dan Berani Mengambil Keputusan

Menjadi seorang ibu juga harus bisa menanamkan sikap mandiri kepada anak-anak. Sikap inilah yang akan menjadikan anak-anaknya hidup tidak bergantung pada orang lain. Sikap berani mengambil keputusan juga harus diterapkan sedini mungkin, dan tidak lupa seorang ibu harus mengarahkan dan memotivasi atas pilihan yang telah ditentukan oleh anak-anaknya.

3. Menanamkan Nilai-Nilai Islam ke dalam Diri Anak-Anak

Keluarga adalah unit terkecil di dalam masyarakat yang akan menentukan mutu dari masyarakat. Negara akan bermutu kalau keluarga juga bermutu dan sakinah. Semua itu tidak tercapai kalau pendidikan di dalam keluarga tidak berjalan dengan baik. Pendidikan di dalam keluarga harus dilandasi dengan nilai-nilai agama. Nilai-nilai Islam itu harus ditanamkan ke dalam diri anak-anak, baik melalui lisan maupun perbuatan.

Beberapa nilai-nilai Islam yang diterapkan oleh Nyai Solichan kepada anak-anaknya yaitu, pertama, Nilai Kejujuran. Jujur disini mengandung arti jujur terhadap diri sendiri, jujur terhadap orang lain atau masyarakat, dan jujur terhadap Allah SWT. Kejujuran juga mencakup konsistensi dalam sikap dan tindakan serta satunya kata dan perbuatan.

Kedua, Nilai Keberanian, yaitu keberanian dalam menyampaikan pendapat dan keberanian untuk mengatakan apa yang menurut kita benar serta keberanian untuk mengambil sikap walau menghadapi resiko, juga keberanian dalam memikul tanggung jawab.

Ketiga, Nilai kesadaran tentang kesamaan dan kesetaraan di antara sesama manusia. Nyai Solicha mendidik anak-anaknya untuk berkawan dengan siapa saja, tanpa memandang dan membedakan status sosial dan gender.

4. Menanamkan Nilai Kepedulian Kepada Orang Lain

Sebagai sosok ibu, Nyai Solichah selalu menanamkan pentingnya silaturrahmi dan peduli terhadap orang lain. Hal ini bisa dilihat dari sikap beliau yang selalu mengajak anak-anaknya untuk menjenguk famili atau kerabat yang sakit. Ia juga sangat menjaga silaturrahmi dengan keluarga para ulama.

 

Sahabat muslimah Inilah cara-cara yang dilakuakan Nyai solichah dalam mendidik putra-putrinya sehingga mampu membawa mereka ke dalam kesuksesan dan keberhasilan dalam hidup. untuk mencetak generasi yang unggul seorang wanita harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, karena generasi yang cemerlang hanya lahir dari rahim ibu yang hebat.

Sumber : tebuireng.online

#ibu #ibuanak #ibudananak #ibumandiri #ibutangguh #ibucerdas #madrasahanak #madrasahpertamaanak #madrasahanak #polaasuhibu #caraasuhanak #orangtuabijak #orangtua #pasangan #pasanganmuda  #parenting #aqiqah #aqiqahan #aqiqahsaungdomba #aqiqahdepok#aqiqahanak  #aqiqahbuahhati