Usia Ideal Untuk Masa Kehamilan Wanita

Usia Ideal Untuk Masa Kehamilan Bagi Seorang Wanita

Buah hati adalah salah satu anugerah yang dinantikan ketika sudah berumah tangga. Namun, demi kelancaran masa kehamilan hingga persalinan seorang wanita harus memahami kapan waktu ideal untuk menjalani masa tersebut.

Memutuskan untuk hamil di usia yang terlalu muda dapat menimbulkan risiko yang cukup besar. Seorang wanita yang usianya kurang dari 20 tahun memiliki organ reproduksi yang belum matang sepenuhnya. Hal ini dapat berisiko pada perkembangan janin yang dikandung.

Maka, usia antara 21 hingga 35 tahun adalah usia ideal bagi seorang wanita untuk menjalani masa kehamilan. Pada rentang usia ini, risiko kesehatan berada pada tingkat rendah. Namun, jika kita melihat kenyataannya, cukup banyak wanita muda yang sudah hamil di usia kurang dari 20 tahun. Begitupun sebaliknya, tidak sedikit wanita yang hamil ketika usianya sudah di atas 35 tahun.

Meski demikian, sebuah riset pernah memaparkan bahwa hamil di usia tua dapat menunda masa monopause dan terhindar dari risiko penyakit hati, jantung, osteoporosis dan demensia. Namun, pemaparan tersebut banyak diragukan dan disanggah dengan penelitian lain yang menyatakan bahwa kehamilan yang terjadi di atas usia 35 akan memunculkan beberapa permasalahan terhadap Ibu dan bayi.

Baca Juga Artikel : Syarat dan Alur Pembuatan Akta Kelahiran Anak

Salah satu kemungkinan yang dapat terjadi di antaranya ialah kelainan kromosom. Oleh karena itulah muncul anjuran rentang usia untuk menjalani masa kehamilan yakni usia 21 hingga 35 tahun.

Selain perihal risiko, masa produktif organ reproduksi wanita yang terbatas juga menjadi sebab. Sel telur mulanya tumbuh saat berada di dalam rahim, kemudian disimpan pada ovarium hingga masa menstruasi dimulai. Sedikinya lebih dari 400 sel telur telah hilang setiap bulannya hingga masa monopause tiba.

Maka, saat wanita hamil ketika berusia di atas 35 tahun, risiko tekanan darah 2 kali lebih tinggi. Pada akhirnya, mereka yang hamil ketika berusia di atas 40 tahun memilih operasi caesar sebagai cara untuk melahirkan.

Semakin tua, semakin mungkin pula risiko kematian meningkat. Permasalahan yang sering terjadi adalah komplikasi saat masa kehamlan berupa pendarahan dan penggumpalan darah. Seorang ibu yang berusia di atas 40 tahun berisiko lebih tinggi untuk mengalami kelahiran mati atau bayi meninggal saat dilahirkan. Maka, perencanaan usia masa kehamilan sangatlah penting.

Hubungi Unit Usaha Kami Yang Lain

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *